SMKN 1 Simpang Empat Perkuat Link and Match dengan Dunia Industri

BATULICIN, radio-swarabersujud.com – SMK Negeri 1 Simpang Empat memperkuat kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri melalui kegiatan Link and Match yang digelar di Aula SMKN 1 Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin sekolah sekaligus bagian dari upaya memperkuat pendidikan vokasi agar pembelajaran di sekolah semakin sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan dihadiri unsur pemerintah, dunia usaha, dunia industri, serta sejumlah mitra kerja sekolah.

Kepala SMKN 1 Simpang Empat, Drs. Amran Ali, M.M., mengatakan Link and Match merupakan bagian penting dalam pendidikan vokasi. Konsep tersebut berkembang menjadi Link and Super Match 8+I yang mendorong sekolah dan dunia industri membangun kerja sama secara lebih nyata.

Menurutnya, salah satu bentuk kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara sekolah dengan sejumlah mitra. Ia menyebut pelaksanaan konsep 8+I tidak harus seluruhnya diterapkan, tetapi dapat disesuaikan dengan kesiapan sekolah dan dunia usaha maupun dunia industri.

Amran juga menekankan pentingnya dukungan dunia industri terhadap pendidikan vokasi, terutama dalam membantu sekolah mengembangkan kemampuan peserta didik. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dunia industri sekaligus upaya bersama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Tanah Bumbu.

Pengawas SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Condro Kasianto, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kerja sama yang dibangun tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dilanjutkan melalui berbagai bentuk kolaborasi yang mendukung pembelajaran vokasi.

SMKN 1 Simpang Empat Perkuat Link and Match dengan Dunia Industri

Ia mengatakan kebutuhan tenaga kerja ahli, siap pakai, dan produktif perlu dipersiapkan sejak pendidikan di sekolah. Karena itu, sinergi antara sekolah dan dunia industri dinilai penting agar lulusan SMKN 1 Simpang Empat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja, termasuk peluang bekerja di daerah sendiri.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu dari Fraksi PAN, Makhruri, S.E., M.I.P., menilai keterlibatan pemerintah daerah dan dunia industri tetap diperlukan untuk mendukung pendidikan tingkat menengah. Ia menyebut meski kewenangan SMA dan SMK berada di pemerintah provinsi, peserta didik yang bersekolah tetap merupakan bagian dari masyarakat Tanah Bumbu.

Makhruri juga mendorong perusahaan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, khususnya lulusan SMKN 1 Simpang Empat yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan. Menurutnya, data penyerapan tenaga kerja lokal dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat sejauh mana kerja sama antara sekolah dan dunia industri memberikan manfaat bagi masyarakat daerah.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penandatanganan dokumen MoU dengan sejumlah mitra, yakni PT Dinas Energi Utama Cabang Banjarbaru, PT Jhonlin Argo Raya Tbm Biodiesel, Batalyon B Pelopor Tanah Bumbu, UPPD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu, LPPL Radio Swara Bersujud, Balai Penyuluhan Pertanian Karang Bintang, dan Lyeon Nation.

Kegiatan Link and Match ini diharapkan menjadi langkah penguatan hubungan antara SMKN 1 Simpang Empat dengan dunia usaha dan dunia industri, terutama dalam mendukung pengalaman kerja, peningkatan kompetensi, serta kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.

 

Penulis : Hamdan Pratama
Editor : Ardi Fitriansyah

Bagikan :

On Air Now

Loading current show...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *