BATULICIN, radio-swarabersujud.com — Keindahan pesisir Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, kembali memikat perhatian. Pantai Rindu Alam hadir sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang menawarkan kombinasi sempurna antara panorama alam, wahana rekreasi, serta fasilitas yang semakin tertata.
Objek Wisata Pantai Rindu Alam merupakan destinasi unggulan yang berada di bawah pembinaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporpar) Kabupaten Tanah Bumbu.

Kepala Disbudporpar Tanah Bumbu, melalui Kepala Bidang Daya Tarik Destinasi Pariwisata Joko Sundoro, Minggu (5/4/2026) mengungkapkan terkait tarif masuk dan penyesuaian tarif retribusi penggunaan fasilitas atau retribusi daya tarik wisatawan tertentu sudah di atur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Ia menambahkan, untuk tarik hari Senin sampai dengan Jumat Rp5.000/orang Dewasa, Sabtu dan Minggu Rp7.000, dan hari tertentu atau hari-hari besar Rp10.000. Sedangkan untuk anak-anak tidak dikenakan tarif atau Gratis.


Tersedia fasilitas, seperti panggung utama live musik, Gazebo, villa, wahana bermain, banana air, mck, dan tempat ibadah berupa Musolla. Hingga kafe dengan konsep alam terbuka.
Salah satu pengunjung, Airin Rachmi Diany, ketika ditanya media, ia mengungkapkan bahwa Pantai Rindu Alam juga menyuguhkan hamparan laut biru yang tenang berpadu dengan rindangnya pepohonan cemara menciptakan suasana sejuk dan nyaman bagi para pengunjung.
Ikon tulisan besar “Rindu Alam Beach” menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto, sekaligus menandai eksistensi destinasi ini sebagai tempat rekreasi yang semakin populer.
Kawasan ini juga dilengkapi jalur titian kayu yang membelah area perairan tenang. Jembatan ini menjadi daya tarik tersendiri, memberikan pengalaman berjalan santai sambil menikmati refleksi langit di permukaan air.
Dari pantauan media ini, gazebo-gazebo yang nyaman untuk bersantai bersama keluarga. Pengunjung tampak menikmati waktu berkumpul, makan bersama, hingga sekadar melepas penat di bawah rindangnya pepohonan.
Selain itu, fasilitas penunjang seperti bangunan umum dan area tertata rapi menunjukkan keseriusan pengelolaan wisata ini. Penataan lanskap yang dilengkapi taman kecil menambah kesan asri dan ramah bagi pengunjung.
Dari sisi tarif, pengunjung dikenakan retribusi yang relatif terjangkau. Tiket masuk kawasan wisata hanya sekitar Rp2.000, sementara retribusi khusus hari tertentu untuk dewasa sebesar Rp7.000. Bagi yang ingin menggunakan fasilitas pendopo, dikenakan tarif sekitar Rp100.000 per hari.
Dengan harga yang ramah di kantong, wisatawan sudah bisa menikmati berbagai fasilitas serta keindahan alam yang memanjakan mata.
Pantai Rindu Alam kini tidak hanya menjadi tempat rekreasi biasa, tetapi juga berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Kehadiran pengunjung membuka peluang bagi pelaku UMKM, mulai dari kuliner hingga jasa wisata di sekitar kawasan.
Dengan segala pesona dan fasilitas yang terus berkembang, Pantai Rindu Alam layak menjadi destinasi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana pantai yang tenang, alami, namun tetap nyaman dan terjangkau.
Penulis : Yudistira Aryadi
Editor : Ardi Fitriansyah


