BATULICIN, radio-swarabersujud.com — Kabar menggembirakan bagi pecinta musik dangdut di Tanah Bumbu. Sang Legendaris Raja Dangdut, Rhoma Irama, dijadwalkan tampil dalam rangkaian Pesta Adat Mappanre Ri Tasi’e yang digelar di kawasan Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Ini merupakan rangkaian dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu.
Berdasarkan informasi yang beredar, diakun tiktok @rhoma_official, penampilan Rhoma Irama bersama Soneta Group akan berlangsung pada Sabtu, 18 April, pukul 20.00 WITA.
Kehadiran sang legenda dipastikan menjadi magnet utama dalam festival budaya yang setiap tahunnya dinanti masyarakat.

Melalui Lembaga Adat Ogi’e Pesta Adat Mappanre Ri Tasi’e sendiri merupakan tradisi khas masyarakat pesisir Pagatan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil laut.
Selain sarat nilai budaya, kegiatan ini juga menjadi ajang hiburan rakyat yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan musik.
Penampilan Rhoma Irama diharapkan mampu menyedot ribuan pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah.
Pemerintah daerah pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan acara dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama berlangsungnya kegiatan.
Dengan perpaduan budaya dan hiburan, festival ini semakin memperkuat daya tarik wisata Pantai Pagatan dibawah pengelolaan Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporpar) sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Kepala Disbudporpar Tanah Bumbu melalui Kepala Bidang Daya Tarik Destinasi Pariwisata, Joko Sundoro, ketika dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026), menyampaikan bahwa kehadiran Rhoma Irama dalam Pesta Adat Mappanre Ri Tasi’e menjadi momentum penting dalam mengangkat citra pariwisata daerah.
“Kehadiran dan penampilan Rhoma Irama benar telah menjadi bagian dari agenda yang masuk dalam rundown kegiatan Pesona Budaya Maritim Mappanre Ri Tasi’e,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa event budaya seperti Mappanre Ri Tasi’e merupakan kekuatan identitas daerah yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
“Kami berharap dengan kolaborasi budaya dan hiburan ini, kunjungan wisatawan meningkat, ekonomi masyarakat bergerak, dan tradisi tetap lestari,” tambahnya.
Penulis : Yudistira Aryadi
Editor : Ardi Fitriansyah


