Camat Agus Salim: MTQ Bukan Sekadar Perlombaan, tetapi Ajang Merawat Persaudaraan 17 Desa di Sungai Loban

BATULICIN, radio-swarabersujud.com — Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-22 Tingkat Kecamatan Sungai Loban berlangsung meriah di Lapangan Sepak Bola Sebamban 1, Desa Tri Mulya, Sabtu (27/6/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.

Ketua LPTQ Kecamatan Sungai Loban yang juga Camat Sungai Loban, Agus Salim, mengatakan MTQ memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an.

“MTQ bukan hanya kegiatan seremonial yang dilaksanakan setiap tahun secara bergiliran. Di balik kegiatan ini ada silaturahmi, kebersamaan, dan persatuan yang membawa keberkahan bagi masyarakat Sungai Loban,” ujar Agus Salim di hadapan ribuan peserta dan tamu undangan.

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh kafilah dari 17 desa yang telah berpartisipasi serta memberikan apresiasi atas kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Tanah Bumbu.

Camat Agus Salim: MTQ Bukan Sekadar Perlombaan, tetapi Ajang Merawat Persaudaraan 17 Desa di Sungai Loban

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi motivasi bagi seluruh panitia dan peserta untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQ di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Agus Salim juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap para peserta MTQ yang merupakan putra-putri terbaik dari setiap desa. Ia berharap para kafilah tidak hanya mendapat apresiasi saat perlombaan berlangsung, tetapi juga memperoleh pembinaan berkelanjutan.

“Mereka adalah aset desa, aset kecamatan, bahkan aset Kabupaten Tanah Bumbu. Karena itu harus terus dibina agar mampu menjadi generasi Qurani yang membanggakan daerah,” katanya.

Apresiasi khusus diberikan kepada Pemerintah Desa dan masyarakat Tri Mulya yang dinilai berhasil menunjukkan semangat gotong royong luar biasa selama persiapan MTQ. Selama beberapa pekan terakhir, warga bergandengan tangan mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan demi menyambut para tamu dan peserta.

Agus Salim mengaku bangga melihat masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan budaya dapat bersatu dalam semangat kebersamaan. Menurutnya, keberagaman yang ada di Desa Tri Mulya menjadi kekuatan dalam membangun persatuan dan kekompakan masyarakat.

“Saya menyaksikan langsung bagaimana masyarakat bekerja bersama tanpa memandang perbedaan suku. Semua bergotong royong demi suksesnya MTQ. Ini adalah nilai yang sangat luar biasa dan harus terus kita pelihara,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Agus Salim berharap MTQ ke-22 Tingkat Kecamatan Sungai Loban tidak hanya melahirkan peserta terbaik, tetapi juga mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di seluruh desa.

“Semoga pelaksanaan MTQ ini membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, dan menjadi sarana membangun generasi yang berakhlak Qurani di Kecamatan Sungai Loban,” tutupnya.

 

Penulis : Yudistira Aryadi
Editor : Ardi Fitriansyah

Bagikan :

On Air Now

Loading current show...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *