Apel Gabungan Digelar, Pemkab Tanah Bumbu Ingatkan Waspada Musim Kemarau

BATULICIN, radio-swarabersujud.comPemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar apel gabungan di lingkup pemerintahan Kabupaten Tanah Bumbu sekaligus mengingatkan jajaran ASN untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang masih berlangsung. Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (7/9/2026).

Apel Gabungan Digelar, Pemkab Tanah Bumbu Ingatkan Waspada Musim Kemarau

Sambutan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Yulian Herawati, menekankan pentingnya kepedulian bersama terhadap potensi kebakaran hutan, lahan, dan permukiman. Berdasarkan informasi terakhir, musim kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga Februari 2027, sehingga kesiapsiagaan perlu terus ditingkatkan.

Yulian mengimbau jajaran pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membakar sampah, dedaunan, maupun material lain yang mudah terbakar. Api atau bara yang terbawa angin dapat berpindah ke wilayah lain dan memicu kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki lahan dan perkebunan cukup luas.

Selain menjaga lingkungan, masyarakat juga diminta menyiapkan tampungan air bersih di rumah masing-masing serta menyediakan kebutuhan untuk menghadapi kondisi darurat. Persediaan bahan pangan untuk setidaknya satu minggu, peralatan penerangan, serta penggunaan air dan listrik secara hemat dinilai penting mengingat kondisi sungai yang mulai mengering dan ketersediaan air bersih yang berpotensi terbatas.

Yulian juga meminta masyarakat ikut mendukung petugas dan relawan yang bertugas menangani kebakaran di lapangan. Dukungan sederhana seperti menyediakan air minum dan makanan dapat membantu menjaga kondisi petugas yang bekerja dari pagi hingga malam. Masyarakat juga diminta segera melaporkan keberadaan titik api atau potensi kebakaran melalui layanan 112, Damkar, BPBD, maupun petugas terkait.

Apel Gabungan Digelar, Pemkab Tanah Bumbu Ingatkan Waspada Musim Kemarau

Kewaspadaan terhadap kesehatan juga menjadi perhatian, khususnya dengan meningkatnya potensi asap akibat kebakaran. Masyarakat diminta menyediakan masker sebagai perlindungan diri dan tidak langsung menggunakan air hujan hasil rekayasa cuaca untuk kebutuhan konsumsi. Di lingkungan permukiman, sistem keamanan lingkungan atau Siskamling juga diminta kembali diaktifkan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Dalam penanganan kebakaran dan bencana, sejumlah perangkat daerah turut dilibatkan, di antaranya Satpol PP dan Damkar, BPBD, PDAM, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perhubungan. Yulian juga meminta dukungan para kepala SKPD, termasuk dalam penyediaan bahan bakar kendaraan pemadam, mengingat penanganan kebakaran membutuhkan dukungan lintas sektor.

Yulian mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk terus menjaga kesehatan, peduli terhadap lingkungan, serta meningkatkan kesiapsiagaan selama musim kemarau. Ia menegaskan, kerja sama seluruh pihak diperlukan agar potensi kebakaran dan berbagai dampak kemarau di Kabupaten Tanah Bumbu dapat ditangani dengan cepat dan bersama-sama.

 

Penulis : Hamdan Pratama
Editor : Ardi Fitriansyah

Bagikan :

On Air Now

Loading current show...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *