BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporpar) terus mendorong pelestarian kesenian tradisional melalui pembinaan terhadap 12 sanggar seni di 12 kecamatan se-Kabupaten Tanah Bumbu.

Salah satu kegiatan pembinaan berlangsung di Sanggar Seni Tari Pranaya, Desa Jukueja, Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (13/10/2026). Kegiatan dalam rangka Pembinaan Kesenian Tradisional Sanggar Seni se-Kabupaten Tanah Bumbu tersebut diisi dengan pelatihan tari Radap Rahayu yang diikuti anggota sanggar.

Kepala Disbudporpar, H. Syamsuddin melalui Plt. Kepala Bidang Kebudayaan Disporabudpar Tanah Bumbu, Isnawati, S.Sos., M.A., menjelaskan bahwa pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan seni, budaya, dan olahraga yang sejalan dengan misi keenam Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif.
Saat dikonfirmasi pada Rabu (14/10/2026), Isnawati menyampaikan bahwa pembinaan menjangkau 12 sanggar di 12 kecamatan. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong anggota sanggar untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan setelah pelatihan selesai. Dengan demikian, tarian tradisional seperti Radap Rahayu dan Baksa Kambang dapat terus dipelajari oleh generasi muda.
Selain pembinaan, Disbudporpar Tanah Bumbu juga memberikan kesempatan kepada kelompok tari untuk tampil dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah maupun pihak lainnya. Kelompok yang ditunjuk untuk mengisi acara memperoleh honorarium atas penampilannya, sehingga dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan kesenian daerah kepada masyarakat sekaligus mengembangkan keterampilan anggota sanggar.
Dalam kegiatan pembinaan tersebut, seluruh peserta juga mendapatkan uang transportasi dan piagam. Pemberian tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan yang diikuti para anggota sanggar dalam mempelajari dan mengembangkan kesenian tradisional.
Melalui pembinaan dan kesempatan tampil dalam berbagai kegiatan, Disporabudpar Kabupaten Tanah Bumbu melanjutkan upaya pengembangan seni dan budaya daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga agar kesenian tradisional tetap dipelajari, dikembangkan, dan dikenal oleh generasi berikutnya.
Penulis : Hamdan Pratama
Editor : Ardi Fitriansyah



