DPMD Tanah Bumbu Review Matriks Pembangunan Kawasan Wisata Perdesaan Angsana

BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk meninjau kembali matriks pembangunan Kawasan Perdesaan Pariwisata Kecamatan Angsana yang telah disusun sejak 2025. Kegiatan yang bekerja sama dengan CSR PT Borneo Indobara (BIB) tersebut berlangsung di UMKM Center PT BIB, Kecamatan Angsana, Selasa (13/10/2026).

FGD ini membahas penyelarasan rencana kegiatan serta pembagian peran antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan pihak perusahaan melalui program tanggung jawab sosial atau CSR. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan kawasan perdesaan pariwisata sesuai dengan kewenangan, program, dan kemampuan anggaran masing-masing pihak.

Kepala DPMD Kabupaten Tanah Bumbu, Samsir, membuka kegiatan sekaligus menyampaikan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam pembangunan kawasan perdesaan. Pengembangan kawasan pariwisata memerlukan keterlibatan pemerintah desa, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, kementerian, serta pihak ketiga agar program yang direncanakan dapat saling mendukung.

Kawasan Perdesaan Pariwisata Kecamatan Angsana mencakup lima desa, yaitu Desa Mekar Jaya, Bunati, Karang Indah, Angsana, dan Sumber Baru. Setiap desa memiliki potensi dan rencana kegiatan yang dibahas dalam matriks pembangunan kawasan untuk mendukung pengembangan pariwisata secara terpadu.

Dalam rencana pengembangan tersebut, Desa Angsana diarahkan sebagai pusat pariwisata melalui pengembangan Pantai Angsana dan wisata mangrove. Desa Sumber Baru memiliki potensi wisata agro, padi organik, kebun buah, dan produk UMKM, sedangkan Desa Bunati diarahkan sebagai pusat oleh-oleh. Desa Karang Indah mendukung pengembangan kuliner, penginapan, dan pengelolaan sampah. Sementara itu, Desa Mekar Jaya diarahkan untuk mendukung penyediaan produk UMKM dan air minum kemasan sebagai bagian dari pengembangan potensi ekonomi lokal.

Narasumber dari DPMD Kabupaten Tanah Bumbu, JF Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Ahli Madya, Yuli Agustini, memaparkan rencana pembangunan kawasan perdesaan pariwisata beserta matriks kegiatan yang telah disusun. Paparan tersebut menjadi bahan peninjauan dan penyelarasan rencana kegiatan dengan peran masing-masing pihak yang terlibat dalam pengembangan kawasan.

Sementara itu, narasumber dari PT Borneo Indobara, Subkoordinator Kelembagaan–Tata Kelola Bisnis dan Home Industri, Rizki Husura, memaparkan Masterplan Angsana Mangrove. Materi tersebut berkaitan dengan pengembangan potensi mangrove sebagai bagian dari arah pengembangan pariwisata di Kecamatan Angsana.

DPMD Tanah Bumbu Review Matriks Pembangunan Kawasan Wisata Perdesaan Angsana

Melalui FGD ini, DPMD Kabupaten Tanah Bumbu membahas kembali matriks pembangunan yang telah disusun sekaligus menyelaraskan kontribusi pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan CSR perusahaan. Pembagian peran tersebut menjadi bagian dari koordinasi program dan kegiatan untuk mendukung pengembangan Kawasan Perdesaan Pariwisata Kecamatan Angsana.

DPMD Tanah Bumbu Review Matriks Pembangunan Kawasan Wisata Perdesaan Angsana

 

Penulis: Hamdan Pratama
Editor: Ardi Fitriansyah

Bagikan :

On Air Now

Loading current show...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *