Ustaz Das’ad Latif Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Sinergi dalam Aksi Merah Putih

BATULICIN, radio-swarabersujud.com — Penceramah nasional Ustaz Das’ad Latif mengajak masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu memperkuat keimanan, menjaga persatuan, serta membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan dalam Ngobrol Perkara Iman pada kegiatan Aksi Sinergitas Merah Putih yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu di Kecamatan Kusan Hilir, Jumat (30/10/2026). Kegiatan itu dihadiri Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.

Ustaz Das’ad Latif Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Sinergi dalam Aksi Merah Putih

Dalam ceramahnya, Ustaz Das’ad Latif menekankan bahwa kesehatan, rezeki, pekerjaan, dan jabatan merupakan nikmat yang patut disyukuri. Menurutnya, kehidupan yang baik tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan duniawi, tetapi juga keimanan dan akhlak dalam menjalani kehidupan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak mengelola keuangan dan tidak memaksakan gaya hidup di luar kemampuan. Pengelolaan penghasilan secara sederhana, disertai kerja keras dan rasa syukur, menjadi salah satu langkah untuk menghindari persoalan keuangan dalam rumah tangga.

Selain itu, Ustaz Das’ad Latif mengajak masyarakat untuk tidak mudah membandingkan pekerjaan maupun pencapaian hidup dengan orang lain. Ia menekankan pentingnya menjalankan tanggung jawab dengan baik, terus berusaha, dan menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Dalam kehidupan keluarga, ia mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan melalui komunikasi yang baik, saling menghargai, dan menyelesaikan persoalan secara bijaksana. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mengumbar persoalan rumah tangga di media sosial.

Terkait hubungan pemerintah dan masyarakat, Ustaz Das’ad Latif menjelaskan pentingnya sikap akomodatif, yakni kesediaan untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat. Menurutnya, pejabat publik perlu membuka ruang komunikasi dan musyawarah agar persoalan yang dihadapi masyarakat dapat dicarikan jalan keluar.

Ia juga menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, kritik hendaknya disampaikan secara santun, tidak menghina atau merendahkan, serta disertai masukan yang membangun.

Di tengah perkembangan teknologi informasi, Ustaz Das’ad Latif mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Informasi berupa video maupun rekaman suara dapat dipotong atau dimanipulasi sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan perpecahan.

Mengangkat makna Merah Putih, ia menjelaskan bahwa warna merah melambangkan keberanian, sedangkan putih melambangkan kesucian. Kedua nilai tersebut, menurutnya, perlu berjalan beriringan dalam menjalankan tanggung jawab, termasuk bagi para pemimpin dalam melayani masyarakat.

Melalui tausiah tersebut, masyarakat diajak menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan bermasyarakat. Semangat sinergitas diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui kepedulian, kerja sama, dan tanggung jawab bersama dalam membangun Kabupaten Tanah Bumbu.

Penulis/Editor : Ardi Fitriansyah

Bagikan :

On Air Now

Loading current show...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *