img 20260406 wa0044

Dorong ETPD, Bupati Tanah Bumbu Targetkan 80 Persen Transaksi Non-Tunai

BATULICIN, radio-swarabersujud.comBupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, secara resmi membuka kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026, Minggu (5/4/2026) malam, di Mini Stage Aksi Inovasi Tanah Bumbu.

Dorong ETPD, Bupati Tanah Bumbu Targetkan 80 Persen Transaksi Non-Tunai

img 20260406 wa0040

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendorong digitalisasi transaksi keuangan melalui Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus berupaya menghadirkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan efisien melalui transformasi digital.

“Alhamdulillah, Kabupaten Tanah Bumbu berhasil mempertahankan status sebagai daerah kategori digital serta meraih peringkat tiga terbaik implementasi digitalisasi daerah dari Bank Indonesia Kalimantan Selatan,” ujar Andi Rudi Latif.

Ia menjelaskan, implementasi ETPD di Tanah Bumbu telah berjalan luas di berbagai sektor, mulai dari pajak daerah, retribusi, layanan perizinan, rumah sakit, hingga pasar tradisional. Sistem pembayaran pun telah terintegrasi dengan Bank Kalsel, QRIS, serta berbagai kanal digital nasional.

Memasuki tahun 2026, pemerintah daerah menetapkan sejumlah target strategis dalam percepatan digitalisasi, di antaranya perluasan kanal pembayaran pajak dan retribusi secara digital pada triwulan pertama, integrasi penuh sistem transaksi elektronik di seluruh perangkat daerah pada triwulan kedua dan ketiga, serta pencapaian 80 persen transaksi retribusi non-tunai pada triwulan keempat.

“Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, memperkuat akurasi data wajib pajak, serta mendorong efisiensi dalam proses penagihan,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk dukungan dari perbankan dan pembentukan tim teknis yang responsif dalam menyelesaikan kendala di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan berbagai inovasi digital yang tengah didorong pemerintah daerah, seperti pemberian insentif pajak berbasis platform digital, penerapan QRIS pada retribusi pasar dan parkir, serta integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis data wajib pajak.

img 20260406 wa0011

img 20260406 wa0042

Menurutnya, digitalisasi memberikan dampak nyata bagi daerah, seperti mencegah kebocoran pendapatan, meningkatkan transparansi, serta mendukung pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk memperkuat komitmen dalam pelaksanaan ETPD tahun 2026 serta menjadikan rencana aksi TP2DD sebagai prioritas utama.

“Dengan kerja sama yang kuat, kita optimistis Tanah Bumbu mampu mewujudkan ekosistem keuangan digital yang inklusif dan berdaya saing,” tutupnya.

Kegiatan HLM TP2DD ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Tanah Bumbu Yulian Herawati, perwakilan perbankan, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

 

Penulis : Yudistira Aryadi
Editor : Ardi Fitriansyah

Bagikan :

On Air Now

Loading current show...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *