Forum Konsultasi Publik 2026, Disperkimtan Tanbu Serap Aspirasi Masyarakat

BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Forum Konsultasi Publik Tahun 2026 di kantor Disperkimtan, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

Kepala Disperkimtan Kabupaten Tanah Bumbu H. Ansyari Firdaus melalui Sekretaris Disperkimtan, Hendera, mengatakan forum konsultasi publik merupakan sarana strategis untuk menggali saran, masukan, dan evaluasi terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, perencanaan pembangunan harus berjalan secara partisipatif dan melibatkan berbagai pihak.

Forum Konsultasi Publik 2026, Disperkimtan Tanbu Serap Aspirasi Masyarakat

Ia menjelaskan, forum tersebut juga menjadi upaya menyelaraskan program kerja Disperkimtan dengan visi Kabupaten Tanah Bumbu 2025–2029, yaitu BerAKSI menuju Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab. Hal itu sejalan dengan misi pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan merata serta tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel.

Dalam pelaksanaannya, Disperkimtan memfokuskan program pembangunan pada tiga sektor utama, yakni perumahan rakyat, kawasan permukiman, dan pertanahan. Pada sektor perumahan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung Program Nasional Tiga Juta Rumah dan menangani secara bertahap rumah tidak layak huni yang masih tersebar di Kabupaten Tanah Bumbu.

Melalui bantuan rehabilitasi rumah dan pembangunan rumah baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat. Sementara pada sektor kawasan permukiman, perhatian diarahkan pada penataan kawasan kumuh, peningkatan sarana dan prasarana dasar, serta penanganan kawasan yang memerlukan relokasi sesuai ketentuan tata ruang.

Di bidang pertanahan, Disperkimtan terus mendorong terciptanya kepastian hukum melalui mediasi sengketa tanah, pengendalian tanah terlantar, serta perlindungan lahan pertanian produktif. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Hendera menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program tersebut memerlukan dukungan dan kolaborasi semua pihak. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta forum untuk memberikan masukan dan kritik yang konstruktif agar program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu.

 

Penulis : Hamdan Subhan
Editor : Ardi Fitriansyah

Bagikan :

On Air Now

Loading current show...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *