DP3AP2KB Tanah Bumbu Bekali Konselor Sebaya Cegah Ancaman Seksual di Ruang Digital

BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat upaya perlindungan generasi muda dari berbagai ancaman kekerasan dan eksploitasi seksual di ruang digital.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pelatihan Konselor Sebaya Edukasi Kesehatan Remaja yang mengusung tema Tanah Bumbu Future Leaders Development Program. Kegiatan berlangsung di Gedung Batulicin Community Center, Minggu (9/8/2026), dengan melibatkan pelajar dan unsur kepemudaan sebagai calon konselor sebaya.

DP3AP2KB Tanah Bumbu Bekali Konselor Sebaya Cegah Ancaman Seksual di Ruang Digital

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3AP2KB Kabupaten Tanah Bumbu, Nurliana, hadir sebagai narasumber pada sesi pertama. Ia memberikan materi mengenai pencegahan pelecehan, eksploitasi seksual online dan pornografi, yang dinilai penting di tengah meningkatnya aktivitas remaja di dunia digital.

Para peserta dibekali pengetahuan untuk mengenali berbagai bentuk ancaman kekerasan dan eksploitasi seksual, baik yang terjadi di lingkungan pergaulan maupun melalui platform digital. Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman mengenai langkah perlindungan diri serta tindakan yang tepat ketika menemukan atau menghadapi situasi berisiko.

Sesi edukasi DP3AP2KB mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Hal tersebut terlihat dari aktifnya peserta dalam menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi remaja di dunia nyata maupun ruang digital. Pembahasan tidak hanya berfokus pada perlindungan diri, tetapi juga bagaimana remaja dapat membantu menciptakan lingkungan yang aman bagi teman sebaya.

Kegiatan ini juga menempatkan remaja sebagai bagian penting dalam upaya pencegahan. Para peserta yang terdiri dari Duta Peduli Cegah HIV/AIDS dan NAPZA, Duta GenRe, Forum Anak Daerah, hingga anggota PMR dan OSIS diharapkan mampu meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada teman-teman di sekolah, komunitas, maupun lingkungan pergaulan.

Perwakilan penyelenggara, Superintendent Admin & CDEA PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin, Andik Mirta Yusianto, menilai remaja memiliki posisi strategis karena lebih dekat dengan lingkungan teman sebayanya. Karena itu, pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat diteruskan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui keterlibatan DP3AP2KB dalam pelatihan tersebut, diharapkan semakin banyak remaja Tanah Bumbu yang memiliki pengetahuan dan keberanian untuk mencegah kekerasan serta eksploitasi seksual. Para konselor sebaya diharapkan mampu menjadi tempat yang aman bagi teman-temannya sekaligus menjadi agen perubahan dalam membangun lingkungan remaja yang lebih aman, peduli, dan terlindungi dari ancaman di ruang digital.

Penulis: Dika Widyasa
Editor : Ardi Fitriansyah

Bagikan :

On Air Now

Loading current show...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *