Bappedalitbang Tanah Bumbu Susun Indeks Infrastruktur untuk Pastikan Belanja Tepat Sasaran dan Berdampak

BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan Ekspose Tengah Penyusunan Indeks Infrastruktur di Ruang Rapat Sinergi Bappedalitbang, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Kepala Daerah sekaligus bagian dari implementasi Misi ke-4 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025–2029.

Penyusunan Indeks Infrastruktur diarahkan untuk menjadi instrumen perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah. Melalui indeks tersebut, setiap program dan belanja yang direncanakan oleh perangkat daerah pada sektor infrastruktur diharapkan benar-benar terintegrasi, sesuai dengan kebutuhan wilayah, tepat sasaran, serta mendukung pencapaian visi dan misi RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025–2029.

Penyusunan indeks saat ini telah memasuki tahap pengolahan dan analisis data. Berbagai data dari perangkat daerah dan pemangku kepentingan dihimpun, diverifikasi, dan dianalisis untuk memperoleh gambaran yang objektif mengenai kondisi, capaian, kesenjangan, dan kebutuhan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tanah Bumbu.

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Tanah Bumbu, M. Untung, menegaskan bahwa Indeks Infrastruktur tidak sekadar disusun untuk menghasilkan angka atau memenuhi kebutuhan dokumen perencanaan. Indeks ini harus menjadi dasar yang kuat dalam menyelaraskan kebutuhan pembangunan, program perangkat daerah, alokasi anggaran, dan target kinerja pembangunan infrastruktur.

Bappedalitbang Tanah Bumbu Susun Indeks Infrastruktur untuk Pastikan Belanja Tepat Sasaran dan Berdampak

Dengan adanya indikator yang terukur, setiap belanja infrastruktur dapat diarahkan agar tidak berjalan secara parsial, tumpang tindih, atau sekadar mengejar penyerapan anggaran dan keluaran fisik. Perencanaan pembangunan harus berorientasi pada hasil atau outcome-based, yaitu menghasilkan peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan dasar, konektivitas antarwilayah, kelancaran aktivitas ekonomi, serta kemudahan akses masyarakat terhadap infrastruktur.

Pada akhirnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya dinilai dari jumlah fasilitas yang dibangun, tetapi dari manfaat dan dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Dampak tersebut harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan perekonomian daerah, pengurangan kesenjangan antarwilayah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu.

Hasil Penyusunan Indeks Infrastruktur selanjutnya akan digunakan sebagai salah satu dasar dalam menetapkan arah kebijakan dan prioritas pembangunan, menyelaraskan program antarperangkat daerah, mengalokasikan anggaran secara lebih efektif, serta mengevaluasi dampak pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan.

Penulis : Hamdan Pratama
Editor : Ardi Fitriansyah

Bagikan :

On Air Now

Loading current show...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *