BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Koordinasi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (9/7/2026).

Rapat diikuti para pejabat struktural, staf, serta personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB). Pertemuan ini difokuskan pada evaluasi kesiapan personel, koordinasi penanganan, serta langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya karhutla.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Sulhadi, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Muhammad Riswan, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan yang dilaksanakan di Banjarbaru beberapa hari sebelumnya.
Menurut Riswan, berdasarkan analisis data riwayat kejadian, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki karakteristik kebencanaan yang berbeda dibandingkan kabupaten lain di Kalimantan Selatan. Meski jumlah titik panas (hotspot) tergolong rendah, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan karena kondisi cuaca dan karakteristik wilayah dapat memengaruhi potensi terjadinya kebakaran.

Ia menjelaskan, berdasarkan data aplikasi SiPongi milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk periode 1 Januari hingga 6 Juli 2026, tercatat sebanyak 49 titik panas di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu. Data tersebut menjadi salah satu acuan dalam menentukan strategi pencegahan dan kesiapsiagaan di lapangan.
Selain memperkuat koordinasi antarpetugas, BPBD juga terus mendorong upaya pencegahan melalui sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi kepada masyarakat di kawasan rawan karhutla serta penguatan peran Masyarakat Peduli Api (MPA) dinilai menjadi langkah penting untuk menekan potensi terjadinya kebakaran.
Melalui rapat koordinasi ini, BPBD Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan pentingnya sinergi seluruh personel dalam meningkatkan kesiapsiagaan, mempercepat respons penanganan apabila terjadi bencana, serta memastikan upaya pencegahan karhutla berjalan secara optimal di seluruh wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.
Penulis : Hamdan Subhan
Editor : Ardi Fitriansyah


