BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menghadiri penandatanganan kesepakatan bersama Pilot Project Sinergi Pembangunan Jembatan Desa di Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut berlangsung di Banjarmasin, Senin (31/8/2026).
Kesepakatan ini menjadi bagian dari kolaborasi pemerintah provinsi dan pemerintah daerah bersama TNI-Polri serta Kementerian Pekerjaan Umum RI dalam mendukung pembangunan dan perbaikan jembatan non-nasional, termasuk jembatan yang menjadi akses menuju satuan pendidikan dan sarana publik.
Pilot project tersebut mencakup enam daerah di Kalimantan Selatan, yakni Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Kabupaten Tanah Bumbu. Gubernur Kalsel H. Muhidin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung program tersebut melalui alokasi anggaran pembangunan dan perbaikan jembatan.

Pemprov Kalsel bersama pemerintah kabupaten dan kota akan mengalokasikan anggaran melalui perubahan anggaran tahun 2026 maupun anggaran murni tahun 2027. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan jembatan yang membutuhkan pembangunan maupun perbaikan di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, H. Muhidin turut memberikan apresiasi kepada Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendukung peningkatan fasilitas publik. Salah satunya melalui dukungan penerangan jalan pada koridor Mantewe–Banjarbaru yang menjadi jalur strategis penghubung antarwilayah.

Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rapat terbatas pada 27 November 2025 terkait infrastruktur jembatan. Hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 3.395 jembatan telah terbangun di seluruh Indonesia melalui Satgas TNI-Polri. Pilot project di Kalimantan Selatan juga diarahkan untuk dapat menjadi model penanganan jembatan di daerah lainnya.
Selain penanganan jembatan desa, Pemprov Kalsel turut menandatangani adendum untuk tiga proyek strategis, yakni Jembatan Kalimantan–Pulau Laut dengan progres 68,2 persen dan target rampung pada 2028, Koridor Lintas Tengah Pulau Laut sepanjang 75 kilometer, serta perbaikan jalan Banjarbaru–Mantewe. Gubernur Muhidin menegaskan pembangunan tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan Kementerian Pekerjaan Umum RI.
Penulis : Hamdan Pratama
Editor : Ardi Fitriansyah


