Bupati Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Rancangan APBD 2026

BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam rangka penyampaian Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026, bertempat di gedung DPRD setempat, Senin (3/11/2025).

IMG 20251104 WA0007 1024x768

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais, untuk membacakan sambutan resmi Pemerintah Daerah di hadapan pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu.

Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD, terutama unsur pimpinan dan seluruh fraksi, atas saran, masukan, serta kerja keras dalam pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026.

“Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan pandangan, saran, serta masukan konstruktif demi penyempurnaan rancangan APBD Tanah Bumbu tahun 2026,” kata Eryanto Rais saat membacakan jawaban Bupati.

Bupati menegaskan bahwa penyusunan RAPBD 2026 dilaksanakan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Seluruh tahapan disusun dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah.

Pemerintah juga terus berkomitmen memperkuat efektivitas pelaksanaan anggaran, termasuk melalui pengendalian inflasi, penguatan ketahanan pangan, serta kerjasama lintas sektor melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Selain itu, upaya pemerataan pembangunan juga menjadi perhatian serius. Pemerintah berupaya meningkatkan kualitas perencanaan dan mempercepat pelaksanaan program secara merata di seluruh wilayah, serta memperbaiki sistem penyerapan anggaran agar pelaksanaan APBD tahun 2026 lebih efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi pandangan salah satu Fraksi, Bupati menyampaikan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengurangi ketergantungan terhadap transfer pusat. Upaya tersebut dilakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan, digitalisasi sistem pajak dan retribusi, serta pengembangan sumber-sumber pendapatan baru.

IMG 20251104 WA0009 1024x768

“Pemerintah daerah terus berkomitmen untuk meningkatkan kemandirian fiskal dengan menggali potensi daerah secara inovatif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Bupati juga mengapresiasi capaian positif terhadap peningkatan PAD, terutama dari sektor pajak dan retribusi daerah. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus berinovasi dalam memperluas basis pajak, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memperkuat regulasi dan pengawasan agar kebocoran potensi pendapatan dapat diminimalisir.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah juga melakukan penyesuaian terhadap komponen Transfer ke Daerah (TKD) yang mengalami penurunan, sebagaimana diinformasikan oleh Kementerian Keuangan RI. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan fiskal dan memastikan keberlanjutan program pembangunan daerah.

Penyusunan RAPBD 2026 juga telah mengacu pada Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD, serta memperhatikan kebijakan efisiensi anggaran dan prioritas program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah berupaya menjaga kredibilitas dan keberlanjutan APBD 2026 agar dapat dilaksanakan secara optimal, efisien, dan tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu,” tutupnya.

 

Penulis/Editor : Ardi Fitriansyah

Bagikan :

On Air Now

Loading current show...

Comments (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *