BATULICIN, radio-swarabersujud.com — Pemerintab Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026 di Aula Dinas PMD, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendorong kreativitas dan inovasi masyarakat untuk menghasilkan teknologi tepat guna yang bermanfaat, mudah diterapkan, terjangkau, serta mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, melalui Kepala Dinas PMD Kabupaten Tanah Bumbu, Samsir, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa lomba inovasi TTG bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk menggali potensi lokal dan mendorong lahirnya solusi kreatif atas berbagai permasalahan di masyarakat.
Menurutnya, teknologi tepat guna memiliki peran penting dalam membantu pekerjaan sehari-hari, meningkatkan produktivitas, serta mengembangkan nilai ekonomi dari potensi yang dimiliki desa dan kelurahan.


“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kreativitas masyarakat dalam menciptakan alat yang membantu pekerjaan sehari-hari serta mendorong nilai ekonomi dari potensi desa dan kelurahan,” ujarnya.
Samsir juga menekankan pentingnya penilaian yang objektif oleh dewan juri, dengan mempertimbangkan aspek orisinalitas, kemanfaatan, biaya pembuatan, dan kemudahan teknologi untuk diterapkan kembali oleh masyarakat.
Ia berharap inovasi yang dihasilkan para peserta tidak hanya berhenti pada perlombaan, tetapi dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Dzaky Ashraf Ramadhan Raih Juara I
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Dzaky Ashraf Ramadhan berhasil meraih Juara I melalui inovasi Pendeteksi Kebakaran dengan nilai akhir 85,01.
Juara II diraih Nasriansyah melalui inovasi Kursi Tanam Padi di Lahan Pertanian dengan nilai 84,06. Sementara Juara III diraih Koperasi Pandawa Angsana Mandiri melalui inovasi Briket dengan nilai 83,12.
Adapun Juara Harapan I diraih Endhah Wijoyo Utomo melalui inovasi Pembuatan Umpan Protein Berbahan Lokal untuk Pengendalian Lalat Buah Betina dengan nilai 82,49.
Selanjutnya, Juara Harapan II diraih Akhmad Supianor Fajeri melalui inovasi SI-OTODAI (Sistem Otomatisasi Tiga Catu Daya) dengan nilai 81,42.
Dorong Pengembangan Potensi dan Inovasi Desa
Ketua Panitia Pelaksana, Kabid Penataan Kerjasama dan Pengembangan Desa, Sigit Prasetyo, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaring dan mendata inovasi teknologi tepat guna yang berkembang di desa dan kelurahan, memberikan apresiasi kepada para inovator, serta meningkatkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung perekonomian dan pelayanan masyarakat.
Berbagai inovasi turut ditampilkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya pengolahan sampah organik untuk perkebunan terintegrasi, pembuatan pakan ternak dan pupuk organik, tempat sampah pintar, sistem penyiraman tanaman menggunakan sprinkler, alat pendeteksi air hujan, pengolahan limbah plastik menjadi eco-paving block, serta inovasi di bidang kesehatan, keselamatan, dan pertanian.
Keberagaman inovasi tersebut menjadi gambaran potensi kreativitas masyarakat Tanah Bumbu dalam menghasilkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan setempat.
Melalui pelaksanaan Lomba Inovasi TTG Tahun 2026, Dinas PMD Kabupaten Tanah Bumbu berharap budaya inovasi semakin berkembang di tingkat desa dan kelurahan. Inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat diterapkan secara nyata, dikembangkan lebih lanjut, serta memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
Dinas PMD juga mendorong para inovator untuk terus mengembangkan ide dan kreativitas agar teknologi tepat guna dapat menjadi salah satu penggerak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Tanah Bumbu.
Penulis : Yudistira Aryadi
Editor : Ardi Fitriansyah



