BATULICIN, radio-swarabersujud.com —Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong penguatan program ruang terbuka hijau (RTH) sebagai bagian dari strategi pelestarian lingkungan dan penataan wilayah yang berkelanjutan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH, Hj. Laili Hartati, didampingi Fungsional Penyetaraan DLH, Rio T. dalam program Live Talkshow Interaktif Radio Swara Bersujud, Selasa (1/7/2025).

Program ini sejalan dengan salah satu dari tujuh program prioritas Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif khususnya poin kelima: Mewujudkan penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan dengan memperhatikan tata ruang, lingkungan, serta kebutuhan masyarakat.
Dalam talkshow tersebut, Hj. Laili memaparkan bahwa selama lima tahun ke depan, DLH melalui Bidang Tata Lingkungan akan menjalankan program strategis pengelolaan keanekaragaman hayati, khususnya pada sub kegiatan pengelolaan RTH.
“Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan untuk membentuk ruang terbuka hijau ini. Kami berharap di masing-masing rumah sudah terdapat tanaman yang dapat membantu mengurangi efek perubahan iklim,” ujarnya.
DLH mencatat beberapa titik prioritas dalam pengelolaan RTH, seperti Taman Edukasi di Batulicin, Hutan Kota, Taman Kapet, serta sejumlah area di kawasan Gunung Tinggi, Tanah Bumbu.
Pengembangan dan pemeliharaan RTH tidak hanya difokuskan pada kawasan publik, tetapi juga diperluas hingga ke lingkungan rumah tangga warga.
“Kita juga bersinergi dengan instansi terkait agar program ini dapat berjalan optimal dan mendukung misi Bupati dalam menciptakan lingkungan yang lestari,” tambah Hj. Laili.
DLH mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan, termasuk dengan menanam pohon di sekitar rumah.
“Satu pohon sangat berarti untuk kelangsungan hidup beberapa tahun ke depan,” pungkasnya.
Penulis : Ferlin Amalia
Editor : Ardi Fitriansyah


