DP3AP2KB Dorong Program Keluarga Berencana Modern untuk Wujudkan Keluarga Berkualitas
BATULICIN, radio-swarabersujud.com —Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tanah Bumbu terus menggalakkan program Keluarga Berencana (KB) dengan pendekatan modern dan berkelanjutan guna menciptakan keluarga yang berkualitas dan sejahtera.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Ketahanan Keluarga (KBKK) DP3AP2KB Tanah Bumbu, Nur Rochmah, yang hadir sebagai narasumber dalam program talkshow interaktif Radio Swara Bersujud, Kamis (9/10/2025) didampingi oleh Andiani, staf Bidang KBKK.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Rochmah menjelaskan bahwa konsep keluarga berencana saat ini tidak lagi terpaku pada slogan lama “dua anak cukup”, melainkan menekankan pentingnya perencanaan keluarga yang matang sesuai kemampuan dan kesiapan pasangan.
“Kalau dulu tagline-nya dua anak cukup, sekarang konsepnya berubah menjadi ‘Berencana Itu Keren’. Artinya, bukan soal jumlah anak, tapi bagaimana perencanaannya. Boleh punya anak tiga, empat, bahkan lima, asalkan jarak kelahirannya diatur dengan baik,” ujar Nur Rochmah.
Lebih lanjut, Nur Rochmah juga memaparkan bahwa saat ini DP3AP2KB Tanah Bumbu tengah mendorong peningkatan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti implan, IUD, dan MOW/MOP.
“Alhamdulillah, capaian MKJP di Tanah Bumbu termasuk yang tertinggi di Kalimantan Selatan. Ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami pentingnya metode kontrasepsi yang efektif dan jangka panjang,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Tanah Bumbu saat ini tidak lagi masuk kategori “Ratupil” (daerah dengan dominasi peserta KB pil), melainkan telah beralih ke penggunaan kontrasepsi jangka panjang. Hal ini menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga.
DP3AP2KB Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus memberikan sosialisasi, edukasi, dan pelayanan KB berkualitas melalui tenaga penyuluh KB, fasilitas kesehatan, dan berbagai kegiatan pembinaan masyarakat.
Penulis : Ferlin Amalia
Editor : Ardi Fitriansyah







