BATULICIN, radio-swarabersujud.com — Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu Amiluddin berharap kerjasama Guru Tahfidz Satu Desa Satu Masjid ( SDSM ) ” Bumi Bersujud” bisa bekerja sama instansi yang dipimpinnya.
Hal itu dikatakannya, kepada wartawan aktualkalsel.com dan radio-swarabersujud.com usai pembukaan Diklat Tahfidz SDSM oleh Bupati Tanah Bumbu Abah Zairullah Azhar, Selasa ( 12/12/2023 ).
Sebagai leading sector pelaksanaan program Satu Desa Satu Masjid ( SDSM ) di Kabupaten Tanah Bumbu, menurut Amiluddin, Dinas Pendidikan setempat menyediakan tenaga guru pendamping (PNS) untuk setiap masjid yang melaksanakan program ini.
Kehadiran guru PNS yang ditunjuk Dinas Pendidikan, mereka tidak mengajarkan masalah pendidikan agama, tapi masalah umum yang diajarkan di sekolah. ” Misalnya, ada PR di sekolah yang mereka kerjakan di masjid,” ungkapnya.
Di Tanah Bumbu terdapat 176 Sekolah Dasar ( SD ), dan SMP 63 buah secara keseluruhan. Tapi untuk SMP, dari jumlah tersebut, 52 buah milik pemerintah atau SMP Negeri, 11 diantaranya SMP Swasta.
Amiluddin menjelaskan, dari 173 desa yang melaksanakan program SDSM, sudah tercatat 50 ribu santri datang ke masjid. ” Dari jumlah mereka yang datang ke masjid, 20 ribu orang diantaranya nginap dan belajar di masjid,” jelasnya.
230 GURU TAHFIDZ
Diklat Guru Tahfidz Satu Desa Satu Masjid (SDSM) l, kata Plt. Kabag Kesejahteraan Rakyat yang juga Kadis Perikanan Tanah Bumbu Akhmad Rozain, untuk menekankan pentingnya menyamakan persepsi diantara pengajar SDSM.
Ini bertujuan untuk menciptakan pengelolaan yang terukur dan terarah dalam mendidik anak-anak peserta kegiatan SDSM.
Selain itu, para pengajar juga diberikan panduan tentang teknik mengajar dan strategi cepat menghafal Al-Quran.
Abdul Hamid — dari Kemenag Tanah Bumbu — menyampaikan metode-metode terkini yang dapat membantu mempercepat proses penghafalan bagi para santri di SDSM.
Penulis/ Editor : Desy Aulia Asran


