BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang akrab disapa Bang Arul menegaskan bahwa radio memiliki peran abadi meski teknologi informasi terus berkembang pesat.
Momentum Hari Radio Nasional, yang diperingati setiap 11 September, disebutnya menjadi saat tepat untuk memperkuat posisi radio sebagai medium komunikasi publik yang adaptif, relevan, dan merakyat.
Menurut Bupati, hadirnya digitalisasi penyiaran justru membuat radio semakin relevan. Melalui platform daring dan podcast, stasiun radio kini mampu menjangkau audiens lebih luas tanpa kehilangan kedekatan dengan pendengar.
“Dulu, saat televisi mulai hadir, banyak yang memperkirakan bahwa radio akan tergeser. Namun ternyata ada fungsi dan kedekatan tersendiri yang hanya bisa diberikan radio kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, radio tetap menjadi media komunikasi yang mudah diakses hingga pelosok negeri, tanpa terkendala sinyal maupun keterbatasan layar. Radio hadir dengan manfaat nyata berupa informasi terpercaya, hiburan, edukasi, sekaligus sarana partisipasi publik dalam pembangunan.
“Dalam rangka Hari Radio ini, kita berharap seluruh stasiun radio di Indonesia, khususnya di Tanah Bumbu, senantiasa menyuarakan aspirasi masyarakat, menyebarluaskan hasil pembangunan, menjadi sarana edukasi dengan mensosialisasikan hal-hal baik, serta menyajikan informasi terpercaya,” jelasnya.
Bang Arul juga menyampaikan apresiasi kepada pendengar setia radio. Menurutnya, di era digital radio tidak hilang ditelan zaman, melainkan bertransformasi dengan memanfaatkan platform digital, tetap menjaga ruh kebersamaan, kecepatan, akurasi, serta kedekatan dengan kehidupan sehari-hari.
“Selamat Hari Radio Nasional. Sekali mengudara, tetap mengudara!” tutupnya.
Penulis/Editor : Ardi Fitriansyah