DPRD Tanah Bumbu Sampaikan Dua Buah Raperda Inisiatif Ketua KNPI Tanah Bumbu Andi Rustianto Ajak Pemuda Sukseskan Pilkada 2024 Sekda Ambo Sakka Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala BPK Perwakilan Kalsel di Banjarbaru Hari Asyura 10 Muharram, Warga Komplek Perumahan Sepunggur Raya Indah Masak Bubur Asyura dan Panjatkan Doa Bersama Dinkes Tanah Bumbu Himbau Pekan Imunisasi Nasional Polio

Home / Tanah Bumbu

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:22 WIB

Kelompok Tani Sekar Rahayu, Distribusikan Sayur ke Seluruh Pasar Lokal di Tanah Bumbu

BATULICIN, radio-swarabersujud.com — Kelompok Tani Sekar Rahayu Desa Manunggal Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan memproduksi sayur mayur dan mendistribusikan ke seluruh pasar lokal di “Bumi Bersujud” sebagai salah satu upaya tekan inflasi.

“Sayur yang kami tanam banyak jenisnya, ada tanaman tomat, cabai rawit, cabai kriting, pepaya dan jenis sayur lainnya,” kata Ketua Kelompok Tani Sekar Rahayu Desa Manunggal Husaini melalui Humas Supriyanto, Selasa ( 27/2/2024 ).

Menurut Supriyanto, selama ini mayoritas petani di Tanah Bumbu lebih memilih menanam padi di bandingkan menanam sayur, sehingga para pedagang hanya bisa mendatangkan dari luar daerah untuk memenuhi stok sayur yang ada di pasar Tanah Bumbu karena terbatasnya ketersediaan sayur dari petani lokal.

Tidak menutup kemungkinan, hal tersebut membuat harga sayur semakin mahal dan langka akibat ketergantungan dari daerah lain yang berimbas pada inflasi pangan.

Oleh sebab itu, petani di Desa manunggal yang tergabung dalam kelompok tani Sekar Rahayu, Sederhana, Sumber Makmur dengan jumlah anggota mencapai 30 orang lebih memilih menanam sayur dibandingkan menanam padi.

Selain untuk mencegah inflasi dan memenuhi kebutuhan sayur yang ada di Tanah Bumbu, tanaman tersebut juga dinilai memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman padi.

“Keuntungannya mencapai 300 persen dari modal yang dikeluarkan sejak tanam hingga memasuki masa panen atau mencapai Rp10 juta per hektare,” jelasnya seperti dikutip Antara.

Luas tanaman tomat, lanjut Supriyanto, saat ini mencapai dua hektare sekali panen mencapai tiga ton. Siklus panen menggunakan perbandingan satu banding dua atau dua kali dalam satu minggu.

Luas tanaman cabai merah kriting yang mencapai dua hektare. Sekali panen mencapai satu ton per hektare, sedangkan luas tanam cabai rawit mencapai satu hektare, sekali panen mencapai enam Kwintal per hektare.

“Semua jenis sayur yang sudah siap panen kami jual lebih murah dibandingkan dengan harga pasar, selisih nya lebih murah hingga Rp10.000 per kg,” ungkap Supriyanto.

Metode tanam menggunakan sistem mulsa satu, keuntungannya dari metode itu adalah untuk menjaga kelembapan tanah dan menjaga gulma tidak mudah tumbuh di area tanaman sayur.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu Robby Chandra menuturkan, untuk mendukung program yang di laksanakan oleh kelompok tani Sekar Ayu dan kelompok tani lainnya yang ada di Tanah Bumbu, pemerintah daerah terus menyalurkan bantuan melalui APBN dan APBD kepada kelompok tani.

“Hal itu untuk mendukung produksi pangan guna mencegah inflasi di kabupaten Tanah Bumbu,” terangnya.

Adapun bantuan yang sudah di serahkan kepada kelompok tani berupa alsintan pompa air, traktor roda dua, traktor roda empat yang diserahkan pada periode 2017.

Pada periode 2023 dinas terkait juga menyalurkan bantuan traktor roda dua sebanyak satu unit kepada kelompok tani Sekar Ayu.

Menyalurkan bantuan benih jagung, cabai, kacang, tomat yang bersumber dari APBN 2023 kepada seluruh kelompok tani. Adapun bibit yang dibagikan untuk luas tanam mencapai 1000-3000 hektare.

Pihaknya juga menjalankan program pekarangan pangan lestari (rumah bibit dan benih) kepada kelompok tani melalui dana APBD 2023.

 

 

Penulis/ Editor : Desy Aulia Asran

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Ribuan Masyarakat Hadiri Tabligh Akbar di Pesta Pantai Mappanre Ri Tasi’e

Tanah Bumbu

Hadapi Hidmeteorologi, BPBD Tanah Bumbu Gelar Rakor Sekaligus Launcing Cewe Medsos

Tanah Bumbu

Bupati Zairullah Buka Rakerda Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

RIK dan Radio Swara Bersujud Jalin Kerjasama Publikasi

Tanah Bumbu

Dinsos Tanah Bumbu Buka Pendaftaran Pelatihan Barakat Cangkal Bacari

Tanah Bumbu

Inflasi di Indonesia Capai 5,51 Persen, dalam Rakor Bahas Upaya Pengendaliannya dengan Gerakan Menanam

Tanah Bumbu

Peresmian Kantor Desa Gunung Kanuar Simpang Empat Mendapat Berkah Bantuan Rp 200 Juta

Bapenda

Bapenda Tanah Bumbu : Pembayaran PBB – P2 Lebih Mudah Dilakukan Secara Online

You cannot copy content of this page