Camat Kusan Hulu Apresiasi Desa Binaan PT Cipta Kridatama Berhasil Kembangkan Klaster Pertanian Berbasis Inovasi Biotron Bupati Sampaikan Pendapat Terhadap Raperda Inisiatif DPRD dalam Rapat Paripurna RSUD Rumah Sehat Amanah Husada Sosialisasikan Program SRI RAJA RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Sosialisasikan Program SRI RAJA Bupati Abah Zairullah Buka Sosialisasi Batas Daerah dan Kecamatan

Home / Sekda

Minggu, 7 Agustus 2022 - 07:13 WIB

Lulusan STMIK Indonesia Banjarmasin Harus Mampu Menghadapi Era Disrupsi

BANJARMASIN, radio-suarabersujud.com — Lulusan STMIK Indonesia Banjarmasin diharapkan menjadi leader di masyarakat dan mampu menghadapi era disrupsi akibat revolusi industri ke-4 ( Revolusi Industri 4.0, red ) yang memberikan pengaruh signifikan terhadap dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

Demikian ditegaskan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi ( LLDIKTI ) Wilayah XI Kalimantan Muhammad Akbar kepada wartawan, Sabtu ( 6/8/2022 ), di HBI Banjarmasin.

Hal itu ditegaskannya usai
Sidang Terbuka Senat STMIK Indonesia Banjarmasin dalam rangka Dies Natalis XXX dan Wisuda XXVI Program Studi Manajemen Informatika ( D3 ), Komputerisasi Akuntansi ( D3 ), Sistem informasi ( S1 ), dan Teknik Informatika ( S1 ) yang dipimpin ketuanya Husnul Maad.

Dalam wisuda tersebut ditegaskan, STMIK meluluskan 230 mahasiswa baru.

Para wisudawan STMIK Indonesia Banjarmasin. ( foto/ist )

Perguruan tinggi sendiri memiliki tanggung jawab dalam pembangunan pendidikan nasional, dan harus menunjukkan peran yang signifikan dalam Revolusi Industri 4.0 ini khususnya dalam bidang sains dan teknologi.

Perguruan tinggi menjadi benteng utama dalam pelaksanaan SDM unggul ini harus punya strategi khusus.

Jadi, tegas Muhammad Akbar, diharapkan para lulusan STMIK Indonesia Banjarmasin bisa beradaptasi dengan likungannya dan menjadi harapan kedepannya, baik keluarga dan lingkungan kantor bagi mereka yang sudah bekerja.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar — selaku ketua yayasan — diwakili Sekda Tanah Bumbu Ambo Sakka mengatakan, ada tiga hal yang perlu dimiliki para wisudawan.

Pertama harus memiliki kualitas, knowledge-nya dan skillnya bagus.
Kedua, memiliki daya saing. alumni STMIK Indonesia tahun ini Banjarmasin sebanyak 230 orang, mereka ini akan bersaing memperebutkan lapangan kerja. Belum lagi dari pihak luar yang ikut bersaing.

Berdasarkan pengalamannya selama ini, untuk memperebutkan kuota CPNS saja misalnya, jumlah yang mendaftar sebanyak 7.000.000 orang, yang diterima cuma 300 orang.
Demikian juga dengan P3K, yang diterima cuma 70 orang, sedangkan yang mendaftar 1.000.000 orang.

Ambo Sakka mengaku sedih, setiap seleksi penerimaan CPNS atau P3K di Tanah Bumbu, yang banyak lulus itu dari perguruan tinggi yang ada di luar Kalimantan Selatan.

Salah satu wisudawan berfoto bersama Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan Muhammad Akbar dan Sekda Ambo Sakka. ( foto/ist )

Ketiga, human relation. Itu sangat mempengaruhi ketika para wisudawan sudah bekerja.
” Orang dekat dengan bupati atau sekda, cara kerjanya dan hubungan mereka akan mudah, dan beda dengan orang tidak dikenal atau belum dikenal,” ungkapnya.

Tapi itu harus diingat, tegas Ambo Sakka, bukan bentuk nepotisme tapi karena human relation memang bagus.

penulis : RSB-01
editor : Desy Aulia Asran

Share :

Baca Juga

Sekda

Sekda Ambo Sakka Lantik 11 Anggota IKMA Tanbu 
Dprd

DPRD

Ambo Sakka Tegaskan Pihaknya Sudah Memaksimalkan PAD
Sekda

Sekda

Pentingnya Arti Pendidikan bagi ASN, Ambo Sakka : Kalau Ada S4 Pasti Saya Kuliah Lagi
dwp

Organisasi

Sekda Titip Tiga Pesan Untuk DWP Tanah Bumbu

Bupati Tanah Bumbu

DPRD Tanbu Gelar Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD TA 2022

Sekda

Sekda Tanbu Serahkan Bantuan kepada KUB Nelayan dan Hadiah Bagi Pelajar

Sekda

MTQN XVIII Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu Berlangsung Sukses dan Meriah

Sekda

Sekda Lepas Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XVIII Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu 

You cannot copy content of this page