BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Tanah Bumbu memasuki babak baru. Mulai tahun ajaran ini, Dinas Pendidikan (Disdik) resmi memberlakukan sistem lima hari sekolah untuk jenjang TK, SD, hingga SMP. Di balik padatnya jadwal belajar, tersimpan inovasi penting: pengenalan coding sejak kelas 5 SD.
Kepala Disdik Tanah Bumbu, Amiliddin melalui Sekretaris, Dwi Teguh Efendi, menegaskan bahwa perubahan sistem belajar tidak mengubah kurikulum dari Kementerian Pendidikan.
“Kurikulum tetap sama. Hanya saja, kami menambahkan inovasi pembelajaran, salah satunya mengenalkan coding sejak dini. Guru sudah kami latih agar dapat mengajarkannya dengan metode yang sederhana dan menyenangkan,” jelasnya di Radio Swara Bersujud, belum lama ini.
Coding atau pemrograman komputer dipandang sebagai bekal berharga untuk generasi muda menghadapi era digital. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak menulis instruksi sederhana dengan logika terstruktur agar komputer bisa menjalankan perintah sesuai keinginan.
“Kalau diibaratkan, coding itu seperti menulis resep untuk komputer. Kalau resepnya benar, hasilnya juga sesuai harapan,” kata Dwi Teguh.
Disdik Tanah Bumbu meyakini, kemampuan dasar pemrograman akan melatih kreativitas, logika, dan daya problem solving siswa. Meski sering dianggap rumit, guru diberikan metode khusus agar materi mudah dipahami. Dengan pendekatan bermain sambil belajar, anak-anak dapat menikmati proses tanpa merasa terbeban.
Program ini sudah mulai diterapkan di sekolah-sekolah. Pada Oktober mendatang, setiap guru diwajibkan melaporkan hasil implementasi pengenalan coding di kelas. Laporan tersebut akan menjadi dasar evaluasi sekaligus bahan pengembangan metode belajar digital berikutnya.
Langkah ini menandai komitmen Tanah Bumbu dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap bersaing di era teknologi. Dengan pengenalan coding sejak SD, diharapkan anak-anak Tanah Bumbu tumbuh sebagai generasi kreatif, inovatif, dan melek digital.
Penulis/Editor : Ardi Fitriansyah

