BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Kabupaten Tanah Bumbu kembali bersiap menggelar ajang olahraga lari berskala besar, Tanbu Beraksi Run atau 2026. Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, event ini membawa sejumlah peningkatan, mulai dari penambahan kategori lomba hingga target peserta yang mencapai 3.000 pelari.
Persiapan kegiatan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 17.29 WITA, di Waroeng Aksi Merah Putih, kawasan Bandara Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan dihadiri Ketua KONI Kabupaten Tanah Bumbu Adi Haidir Putra, bersama Pembina Tanbu Beraksi Run: Fahruzzaini, Direktur Tanbu (Race Director): dr. Fadly Wirawan, Wakil Direktur: Andri Wibowo, Race Organizer: M. Ikhsan Ilhami
“Tanbu Beraksi Run 2026 ditargetkan diikuti sekitar 3.000 pelari, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan pelaksanaan tahun 2025 yang diikuti sekitar 1.450 peserta”, kata dr. Fadly Wirawan dalam konferensi pers.

Selain pelari lokal, panitia juga menargetkan kehadiran pelari elit tingkat nasional untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik kompetisi.
Tahun ini, Tanbu Beraksi Run menghadirkan kategori baru Half Marathon 21 kilometer, melengkapi kategori 5 kilometer dan 10 kilometer. Pelepasan peserta dilakukan secara bertahap untuk setiap kategori per 15 menit selisih dalam pelepasannya, misalkan kategori 21 kilometer pada pukul 05.30 WITA, 10 kilometer pukul 05.45 WITA, dan 5 kilometer pukul 06.00 WITA. Garis start dan finish dipusatkan di kawasan perkantoran Kabupaten Tanah Bumbu, wilayah Gunung Tinggi.
Untuk kategori 21 kilometer, peserta akan melewati sejumlah kawasan yang menjadi daya tarik rute, di antaranya Tugu KB dan Hutan Kota. Panitia juga memastikan jalur lomba menggunakan jalan aspal yang lebar dengan suasana lingkungan yang asri. Demi menjaga keselamatan peserta, pada hari pelaksanaan akan diberlakukan penutupan jalan sementara atau road closure, yang akan disosialisasikan kepada masyarakat sejak satu bulan sebelumnya.
Dari sisi keamanan dan pelayanan, panitia menyiapkan water station, tim medis, serta ambulans pada setiap jarak 2,5 kilometer. Lima running doctor juga akan ditempatkan pada masing-masing kategori jarak untuk memberikan dukungan medis selama perlombaan. Calon peserta diwajibkan mengisi formulir riwayat penyakit atau menjalani tes kesehatan pada tahap awal pendaftaran.
Podium perlombaan mencakup klasifikasi nasional, kelas master untuk usia 40 hingga 60 tahun, serta kelas pelajar usia 13 hingga 17 tahun. Sistem pencatatan waktu menggunakan teknologi chip time yang terpasang pada nomor dada peserta, didukung kamera pemantau di sejumlah titik penting lintasan untuk memastikan proses penilaian berlangsung transparan. Selain hadiah podium, tersedia pula berbagai doorprize dari panitia dan sponsor, termasuk hadiah umrah dan sepeda motor.
Ketua KONI Adi Haidir Putra menjelaskan bahwa Tanbu Beraksi Run 2026 tidak hanya berorientasi pada olahraga dan prestasi, juga diarahkan menjadi salah satu penggerak sport tourism di Kabupaten Tanah Bumbu. Kehadiran ribuan pelari dari luar daerah, bahkan luar Pulau Kalimantan, diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu.
Panitia juga akan melibatkan UMKM binaan dinas terkait di kawasan utama kegiatan. Kehadiran pelaku UMKM diharapkan memberikan kesempatan kepada peserta dan pengunjung untuk menikmati sekaligus membeli berbagai produk lokal Tanah Bumbu setelah mengikuti perlombaan.
Gelaran Tanbu Beraksi Run 2026 didukung oleh jajaran kepanitiaan yang terdiri dari Pembina Fahruzzaini, Ketua KONI Kabupaten Tanah Bumbu Adi Haidir Putra, Direktur Tanbu Beraksi Run atau Race Director dr. Fadly Wirawan, Wakil Direktur Andri Wibowo, serta Race Organizer M. Ikhsan Ilhami. Dengan persiapan yang semakin matang, Tanbu Beraksi Run 2026 diharapkan mampu menjadi ajang olahraga sekaligus promosi potensi wisata dan ekonomi daerah Tanah Bumbu.
Penulis : Dika Widyasa
Editor : Ardi Fitriansyah


