Bupati Diwakili Asisten I Buka Acara Forum Konsultasi Publik DLH Tanah Bumbu Ajak Gunakan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Kemenag Tanah Bumbu Gandeng Sucofindo Sosialisasikan Sertifikasi Halal bagi UMKM Disnakertrans Tanah Bumbu Kembali Laksanakan Pelatihan Barbershop Serdik Sespimmen ke-64 Laksanakan KKP di Polres Tanah Bumbu

Home / PUPR

Senin, 4 Juli 2022 - 11:39 WIB

Tinggal 28 Persen, Masyarakat Tanah Bumbu Tidak Terlayani PDAM

BATULUCIN, RSB –  Saat ini pelayanan air bersih PDAM Bersujud Tanah Bumbu belum maksimal. Dari jumlah total penduduk yang ada hanya 72 persen terlayani, sisanya 28 persen belum, terutama yang berada di daerah ujung.

Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu Subhansyah melalui Kepala Bidang Cipta Karya Amiruddin AS kepada Wartawan RSB, Jumat ( 1/7/2022 ), usai mengikuti pertemuan para kepala dinas beserta jajarannya dengan Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar. Dia mengatakan, perlu digarisbawahi, pengelolan air minum di Tanah Bumbu, ada yang dikelola PDAM Bersujud dan Kelompok Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM ) di desa.

Menurut Amru, panggilan akrab Kabid Cipta Karya, dalam upaya peningkatan air bersih, pihaknya ikut didalamnya untuk memberikan sistem pelayanan yang baik.

Penyedian air besih, merupakan salah satu  pelayan dasar untuk kebutuhan masyakat. Dimana, sistem air minum perkotaan dikelola PDAM dan desa dikelola kelompok SPAM desa.

Amru menjelaskan, kelompok pengelolaan SPAM di desa biasanya ditangani warga sendiri. Manakala pelayanan air bersih di desa tersebut tidak dapat terjangkau PDAM, maka kelompok tersebut yang akan menghandlenya.

Oleh karena itu, pihaknya akan membangunkan sistem pengelola SPAM yang dibentuk oleh desa, pelayanannya sama dengan PDAM.

Sementara desa yang belum terjangkau pelayanan air minum, seperti Desa Dadap dan Tamunih, maka pihak Cipta Karya akan membangun sistem pengelolan air besih.

Apalagi dana dari APBN tahun ini akan dikucurkan untuk membangun sistem pengelolan, dimana hanya SPAM yang dikelola desa.

Untuk membangun sistem perlu perhitungan, karena investasi lebih besar dari jumlah masyarakat yang dilayani. Investasi untuk satu masyarakat bisa mencapai kurang Rp 4-5 juta.

Misalnya dibangun sistem pengelolaan dengan dana Rp1 miliar, maka yang bisa terlayani sebanyak 200-300 orang. Sementara itu, ada desa yang penduduknya tidak sampai 100 orang.

penulis : Sukrie

editor    : Desy Aulia

Share :

Baca Juga

PUPR

Dinas PUPR Tanbu Cepat Tanggapi Normalisasi Sungai Nibung

PUPR

Dinas PUPR Tanbu Potong Hewan Kurban

PUPR

Dinas PUPR Tanbu Paparkan Tiga Tujuan Pemeliharaan Jalan

PUPR

Dinas PUPR Tanbu Jelaskan Progres Pembangunan Bendungan Kusan
Safari Ramadhan

PUPR

Safari Ramadhan di Karang Bintang, Abah Zairullah Minta Kadis PUPR Tinjau Jalan di Karang Rejo
Pupr

PUPR

Dinas PUPR Tanbu Terus Upayakan Perbaikan Jalan Rusak

PUPR

Jelang Kedatangan Presiden, Bupati Tanah Bumbu Intruksikan Dinas PUPR Perbaiki Jalan Nasional
PUPR

PUPR

Dilantik Menjadi Kadis PUPR, Subhansyah Prioritaskan Perbaikan Jalan

You cannot copy content of this page