BATULICIN, radio-swarabersujud.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Melalui sosialisasi yang disampaikan pada Selasa (2/6/2026), Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui Plt Sekretaris Dinas Indah Maya Suryanti, menjelaskan bahwa besaran iuran sampah yang berlaku di masyarakat dihitung berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

Menurut Indah Maya Suryanti, masih terdapat anggapan bahwa besaran iuran sampah ditetapkan secara berbeda-beda tanpa dasar yang jelas. Padahal, penentuan iuran mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari jumlah penduduk, volume sampah yang dihasilkan, hingga biaya operasional yang diperlukan untuk menjaga layanan tetap berjalan.
Ia menjelaskan bahwa setiap orang rata-rata menghasilkan sekitar 0,5 kilogram sampah per hari. Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, volume sampah yang harus diangkut dan dikelola juga semakin meningkat. Kondisi tersebut tentu membutuhkan dukungan biaya yang memadai agar proses pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, hingga pembuangan akhir dapat dilakukan secara optimal.
“Pengelolaan sampah memerlukan biaya untuk petugas kebersihan, armada pengangkut, bahan bakar, perawatan kendaraan, serta operasional di tempat pengolahan dan pembuangan akhir. Karena itu, iuran yang dibayarkan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung layanan tersebut,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa iuran yang terlalu rendah berisiko menghambat pelayanan kebersihan. Apabila biaya operasional tidak terpenuhi, maka kualitas layanan dapat menurun dan berdampak pada kebersihan lingkungan.
Sebagai upaya menciptakan keadilan sosial, DLH turut mendorong penerapan sistem subsidi silang, di mana sektor usaha atau komersial dapat memberikan kontribusi lebih besar untuk membantu menopang biaya layanan bagi kelompok masyarakat yang kurang mampu.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat semakin memahami bahwa iuran sampah bukan sekadar pungutan, melainkan investasi bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan layanan persampahan di Kabupaten Tanah Bumbu.
“Dengan dukungan seluruh masyarakat, pengelolaan sampah dapat berjalan lebih baik sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk generasi sekarang maupun yang akan datang,” tutup Indah Maya Suryanti.
Penulis : Yudistira Aryadi
Editor : Ardi Fitriansyah


