BATULICIN, radio-swarabersujud.com — RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Tanah Bumbu terus mempersiapkan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan nasional yang digagas pemerintah melalui BPJS Kesehatan.
Plt Direktur RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Nur, dr. Emma Heriyantie, MM, di Radio Swara Bersujud, belum lama ini, menjelaskan bahwa penerapan KRIS menuntut rumah sakit memenuhi sejumlah indikator standar yang berkaitan dengan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan pasien. Karena itu, berbagai penyesuaian fasilitas terus dilakukan secara bertahap.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain pengaturan ventilasi udara, pencahayaan ruangan, kualitas dinding dan lantai, ketersediaan oksigen sentral, kamar mandi yang memenuhi standar, hingga jumlah tempat tidur dalam satu ruangan yang dibatasi maksimal empat unit. Rumah sakit juga melakukan pemisahan ruang infeksi dan non-infeksi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Saat ini RSUD memiliki 206 tempat tidur dan telah memenuhi sebagian besar kebutuhan tempat tidur standar sesuai ketentuan KRIS. Namun demikian, masih diperlukan sejumlah pembenahan dan dukungan anggaran agar seluruh persyaratan dapat terpenuhi secara optimal.
Penerapan KRIS diharapkan mampu memberikan pengalaman pelayanan rawat inap yang lebih baik bagi peserta BPJS maupun pasien umum, sekaligus meningkatkan standar mutu layanan kesehatan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Penulis/Editor : Ardi Fitriansyah


