BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) dan Penyusunan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang berlangsung di Hotel Ebony, Batulicin, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Dwi Dibyo Raharjo.

Dalam sambutan Bupati, ia menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah melakukan reformasi besar dalam sistem perizinan berusaha melalui penerapan OSS-RBA.
“Penerapan OSS-RBA bukan sekadar sarana administrasi, tetapi merupakan langkah strategis untuk memberikan kemudahan, kepastian, dan transparansi bagi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya,” ujarnya.
Selain itu, Dwi juga menekankan pentingnya kewajiban penyampaian LKPM. Menurutnya, LKPM berfungsi sebagai instrumen pemerintah untuk memantau realisasi investasi, menyelesaikan permasalahan yang dihadapi investor, serta menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah di bidang penanaman modal.

Ia menambahkan, Kabupaten Tanah Bumbu menempatkan investasi sebagai salah satu penggerak utama pembangunan daerah.
“Melalui investasi, kita dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan daerah, serta pada akhirnya mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelaku usaha, termasuk melalui kegiatan bimbingan teknis seperti yang diselenggarakan ini.
Dwi Dibyo Raharjo berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta, terutama dalam memahami sistem OSS-RBA dan tata cara penyusunan LKPM.
“Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan tidak ada lagi kendala berarti dalam proses perizinan maupun pelaporan investasi,” katanya.
Baca juga : DPMPTSP Tanah Bumbu Fokus Perkuat Potensi Lokal Demi Tarik Investasi |
Mengakhiri sambutan, ia mengajak seluruh pelaku usaha untuk selalu aktif, patuh, dan proaktif dalam menggunakan sistem OSS-RBA serta menyampaikan LKPM secara tepat waktu.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Bimbingan Teknis OSS-RBA dan LKPM Tahun 2025 di Kabupaten Tanah Bumbu secara resmi dibuka. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi kita semua,” pungkasnya.

Ada sebanyak 125 peserta, mulai dari perusahaan tambang, jasa, konstruksi, pelayaran, energi, hingga manufaktur yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan sekitarnya.
Partisipasi aktif dari berbagai sektor menunjukkan komitmen kuat dunia usaha dalam mendukung transparansi dan kemudahan perizinan berusaha berbasis risiko, sekaligus memperkuat iklim investasi di daerah.
Penulis/Editor : Ardi Fitriansyah


