Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak melalui Program Ruang Bersama Indonesia

BATULICIN, radio-swarabersujud.comBupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Andrianto Wicaksono membuka kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Komitmen Pelaksanaan Ruang Bersama Indonesia (RBI) Provinsi Kalimantan Selatan di Ruang Mahligai Iman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala DP3AP2KB Tanah Bumbu, Erli Yuli Susanti, kepala SKPD, camat, kepala desa, Ketua Tim Penggerak PKK Desa, Forum Anak Kabupaten Tanah Bumbu, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Staf Ahli menyampaikan bahwa Program Ruang Bersama Indonesia merupakan program prioritas nasional yang diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) sebagai transformasi dari program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak melalui Program Ruang Bersama Indonesia

Menurutnya, RBI menjadi langkah strategis untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak serta pemberdayaan masyarakat secara holistik, integratif, dan berkelanjutan hingga ke tingkat desa. Program tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Andrianto mengatakan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menunjukkan komitmen terhadap pembangunan yang responsif gender dan ramah anak. Hal itu terlihat dari meningkatnya sejumlah indikator pembangunan yang berkaitan dengan kesetaraan gender dan kualitas keluarga.

Ia menyebut Indeks Pembangunan Gender Kabupaten Tanah Bumbu saat ini mencapai 85,74 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 85,31 persen. Selain itu, Indeks Ketimpangan Gender berhasil ditekan hingga berada pada angka 0,574.

Tidak hanya itu, Indeks Kualitas Keluarga juga mencapai angka 78,46 yang menunjukkan semakin baiknya kualitas pembangunan keluarga yang responsif terhadap gender dan hak anak. Capaian tersebut menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan program RBI.

Meski demikian, Bupati mengingatkan agar seluruh pihak tidak terlena dengan capaian indikator makro tersebut. Ia menegaskan masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, khususnya terkait kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurutnya, masih ditemukannya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, sistem perlindungan dan pencegahan harus terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan Andrian Anwari yang mewakili Kepala DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa Ruang Bersama Indonesia merupakan gerakan kolaboratif yang mengedepankan prinsip non-diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hak hidup dan tumbuh kembang anak, serta penghargaan terhadap pendapat anak.

Melalui kegiatan ini, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat komitmen dan menyusun langkah nyata untuk mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah bagi perempuan serta anak menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Penulis/Editor : Ardi Fitriansyah

Bagikan :

On Air Now

Loading current show...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *