BATULICIN, radio-swarabersujud.com — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melelui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporpar) Kabupaten Tanah Bumbu terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata guna mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah.
Sesuai arahan bupati Andi Rudi Latif, Kepala Bidang Daya Tarik Destinasi Pariwisata Disbudporpar Tanah Bumbu, Joko Sundoro, mengatakan saat ini terdapat lima destinasi wisata yang menjadi prioritas pengembangan dan pengelolaan pemerintah daerah, yakni Pantai Angsana, Pantai Sungai Cuka, Pantai Pagatan, Pantai Rindu Alam, dan Gua Liang Bangkay. Hal tersebut disampaikan Joko Sundoro saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, kelima destinasi tersebut menjadi penyumbang utama kunjungan wisatawan di Kabupaten Tanah Bumbu. Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan ke lima objek wisata tersebut mencapai sekitar 90 ribu wisatawan.
“Dari data yang kami miliki, kunjungan terbanyak berada di Pantai Rindu Alam, kemudian Pantai Angsana dan Pantai Sungai Cuka,” ujarnya.
Selain mengelola destinasi yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, Disbudporpar juga melakukan pembinaan terhadap sejumlah objek wisata yang dikelola desa maupun swasta. Pembinaan dilakukan melalui pemberian bantuan sarana pendukung serta pendampingan pengelolaan destinasi wisata.
Joko menjelaskan, salah satu destinasi yang memiliki potensi besar adalah Gua Liang Bangkay. Selain menyuguhkan keindahan alam, kawasan tersebut juga memiliki nilai sejarah karena ditemukan jejak peninggalan manusia purba yang diperkirakan berusia ribuan tahun.
Dalam upaya meningkatkan daya tarik wisata, Disbudporpar turut menggencarkan promosi melalui berbagai platform digital dan media sosial. Promosi dilakukan secara rutin melalui Instagram, TikTok, YouTube, dan berbagai kanal informasi lainnya.
“Kami berharap promosi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Tanah Bumbu sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata,” pungkasnya.
Penulis : Yudistira Aryadi
Editor : Ardi Fitriansyah


