Dispersip Tanah Bumbu Kenalkan Layanan Digipust Pemkab Tanah Bumbu Gelar Forkorida 2024 – 2029 Bakesbangpol Tanah Bumbu Gelar Rapat Persiapan Gebyar Anti Narkoba dan Deklarasi Umum Anti Narkoba Pemkab Tanah Bumbu Gelar Persiapan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia Badan Kesbangpol Tanah Bumbu Gelar Rapat Persiapan Pelatihan Calon Paskibraka 2024

Home / Disperkimtan / Tanah Bumbu

Kamis, 25 November 2021 - 11:48 WIB

Disperkimtan Tanbu Upayakan Perhatian Terhadap Kawasan Kumuh

BATULICIN, RSB – Kawasan kumuh di Bumi Bersujud terus menjadi perhatian serius Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) untuk diminimalisir dengan berbagai program yang dilakukan.

Kepala Disperkimtan Tanah Bumbu, H Ansyari Firdaus kepada Kru RSB, Rabu (24/11/2021) kemarin mengatakan, saat ini pihaknya terfokus pada kawasan kumuh dan kawasan non kumuh yang meliputi beberapa indikator diantaranya air bersih, bangunan, jalan, drainase, penerangan jalan dan ruang terbuka hijau.

Sehingga menurut Ansyari Firdaus, menyikapinya diperlukan sebuah dokumen panduan berupa Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) yang akan menjadi pedoman dalam mengentaskan kumuh di Tanah Bumbu.

Ia berharap, pada Desember mendatang, dokumen tersebut selesai, sehingga dapat membantu mengarahkan dalam tujuan utama terhadap kawasan kumuh dan kawasan non kumuh.

Dokumen tersebut akan digunakan selama 5 tahun kedepan, namun akan terus diupdate setiap tahun sebagai bahan evaluasi dalam peningkatan selanjutnya.

Lebih lanjut dijelaskan Ansyari Firdaus, tingkatan kumuh terbagi menjadi tiga katagori yakni berat, sedang dan ringan. Dimana dalam menentukan tingkatan kekumuhan sebuah kawasan akan di tentukan oleh konsultan berdasarkan hitungan dari hasil penelitian.

Sehingga, berdasarkan tingkatan kekumuhan, akan ditentukan pula sebuah penanganan yang tepat dalam mengatasi kumuh pada suatu wilayah.

Contohnyq, dalam tingkatan kumuh ringan yakni hanya terdapat sedikit kategori kumuh, sementara kategori kekumuhan lain sudah teratasi. Dimana selain memperhatikan kawasan yang kumuh, pihak Disperkimtan juga tetap memperhatikan kawasan non kumuh agar tidak menimbulkan kekumuhan yang baru.

Berdasarkan data konfirmasi yang dirilis Diseperkimtan Tanah Bumbu, saat ini wilayah tertinggi tingkat kekumuhannya berada di Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Satui. (Des/Zuh/RSB)

Share :

Baca Juga

Dinsos

Dinsos Akan Monitoring Masyarakat Penerima Bantuan Modal Usaha
Bupati

Bappedalitbang

Bupati Abah Zairullah Sebut Pertumbuhan Ekonomi Daerah 2,8 Persen

Tanah Bumbu

Sumber Penerimaan PAD Tanah Bumbu, Rata-rata Sudah Hampir Mencapai 90 Persen

DLH

DLH Tanah Bumbu Gelar Penyerahan Penghargaan Madinah Berseri

Disdukpencapil

Disdukpencapil Tanah Bumbu Perekaman E-KTP dan Indentitas Kependudukan Digital di Sekolah

Tanah Bumbu

Hari Jadi ke-20 Tanah Bumbu Berjalan Lancar

Tanah Bumbu

Bappeda Litbang Gelar Validasi Data P3KE di Kecamatan Sungai Loban

Tanah Bumbu

Februari, Disdukpencapil Kembali Jadwalkan Perekaman KTP-EL Disejumlah Kecamatan

You cannot copy content of this page