Bupati Sampaikan Pendapat Terhadap Raperda Inisiatif DPRD dalam Rapat Paripurna RSUD Rumah Sehat Amanah Husada Sosialisasikan Program SRI RAJA RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Sosialisasikan Program SRI RAJA Bupati Abah Zairullah Buka Sosialisasi Batas Daerah dan Kecamatan DPRD Tanah Bumbu Sampaikan Dua Buah Raperda Inisiatif

Home / Tanah Bumbu

Jumat, 8 Maret 2024 - 07:11 WIB

KLHK Tanam Ribuan Pohon untuk Pembangunan 560 hektare Hutan Kota di Tanah Bumbu

BATULICIN, radio-swarabersujud.com — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menanam ribuan batang pohon untuk mendukung pembangunan Hutan Kota pada lahan seluas 560 hektare di kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di Desa Sari Gadung, Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis ( 7/3/2024 ).

Direktur Jenderal (Dirjen) Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL) KLHK Hanif Faisol Nurofiq di Tanah Bumbu, mengatakan, hutan kota yang dibangun di Kawasan Industri Batulicin itu merupakan langkah pemerintah menyiapkan pusat kota di Kabupaten Tanah Bumbu menjadi etalase hutan di tengah kota.

“Kota Batulicin ini memiliki potensi perkembangan yang cukup pesat sehingga harus disiapkan sejak dari sekarang. Kita juga ingin memberikan gambaran kepada masyarakat terkait pentingnya hutan, ini akan menjadi penyeimbang dari aspek lingkungan terhadap pembangunan kota yang semakin pesat,” ujarnya usai memimpin penanaman pohon secara serentak seperti dikutip aktualkalsel.com dari Antara.

Hanif menuturkan, hutan kota itu nantinya akan memiliki kesamaan seperti Central Park yang ada di Kota New York yang luasnya 340 hektare, hutan kota di Central Park itu dibangun lebih dari 100 tahun lalu dan saat ini menjadi perpaduan yang asri antara kemajuan Kota New York dengan hutan kota.

Ia menegaskan, KLHK sangat mendukung penuh segala upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terkait rencana pembangunan hutan kota di lahan 560 hektare tersebut.

Pada kesempatan itu, Hanif menyampaikan pesan dari Menteri LHK Siti Nurbaya bahwa upaya penanaman pohon serentak secara nasional sudah dilakukan sejak awal musim penghujan sebagai langkah untuk mengurangi dampak perubahan iklim yang nyata terjadi secara global.

“Menanam pohon adalah langkah positif untuk merestorasi dan melindungi lingkungan, tidak hanya memberikan manfaat bagi bumi tetapi juga menciptakan warisan untuk generasi mendatang,” ucap Hanif.

Penanaman ribuan pohon secara serentak yang dilakukan di RTH Kawasan Industri Batulicin itu sekaligus memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-41 di Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar yang ikut mendampingi Dirjen PKTL KLHK, mengatakan pihaknya berkomitmen penuh untuk merealisasikan pembangunan hutan kota di Kabupaten Tanah Bumbu yang merupakan lahan aset milik Pemprov Kalsel.

Menurut dia, upaya tersebut untuk mengoptimalkan pengurangan lahan kritis yang nantinya dipadukan dengan rencana pengembangan kawasan industri.

Sebelumnya, pemerintah daerah telah berhasil membangun RTH yang berada di beberapa wilayah, yakni di areal kawasan perkantoran Gubernur Kalsel (Forest City) dengan luas 90 hektare, di kawasan golf seluas 15 hektare, di Ambulung seluas empat hektare, dan di Palm Banjarbaru seluas sembilan hektare.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fathimatuzzahra mengatakan sesuai master plan Kawasan Industri Batulicin pada tahap awal terdapat 80 hektare areal yang disediakan untuk RTH.

“Untuk hari ini kita menanam sebanyak 4.000 pohon jenis Belangiran dan Jabon seluas empat hektare. Penanaman akan dilanjutkan di seluruh areal RTH Tahap I seluas 80 hektare yang di bagi dalam zona hutan murni, hutan campuran dan agroforestry,” kata Fathimatuzzahra.

Program revolusi hijau yang digalakkan Pemprov Kalsel sejak 2016 telah berhasil menghijaukan lahan seluas 150.954 hektare.

Lewat program ini, Kalsel berhasil meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) dan luas lahan kritis juga mengalami penurunan signifikan dari 642 ribu hektare pada 2013 menurun menjadi 511 ribu hektare pada 2018. Lalu, pada 2022 luas lahan kritis di Kalsel turun menjadi 458 ribu hektare, atau berkurang 184.102 hektare.

 

 

Sumber : Antara

Editor : Desy Aulia Asran

Share :

Baca Juga

PGRI

Pendidikan

PGRI Tanah Bumbu Gelar Halal Bihalal

Tanah Bumbu

ingkatkan Usaha Petani Milenial, YESS Gelar Pelatihan Proposal Bisnis

Dinas Perhubungan

Harhubnas 2023, Jajaran Dinas Perhubungan Tanah Bumbu Ziarah ke Makam Pahlawan

Tanah Bumbu

Bupati Zairullah Lepas Peserta Fun Bike Meriahkan Haornas 2023

Tanah Bumbu

PWRI Se-Kalsel Kunjungi Istana Anak Yatim

Kesbangpol

Kesbangpol Gelar Rapat Pemantapan Silaturahmi Bupati dengan Ahli Waris Pahlawan 7 Februari

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Angin Puting Beliung di Satui

Tanah Bumbu

Pejabat Fungsional Diharapkan Dapat Mengemban Tugasnya dengan Baik

You cannot copy content of this page