DLH Tanah Bumbu Ajak Gunakan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Kemenag Tanah Bumbu Gandeng Sucofindo Sosialisasikan Sertifikasi Halal bagi UMKM Disnakertrans Tanah Bumbu Kembali Laksanakan Pelatihan Barbershop Serdik Sespimmen ke-64 Laksanakan KKP di Polres Tanah Bumbu Meningkatkan Pendidikan di Tanah Bumbu, Amiluddin: Dinas Pendidikan Tetap Menunjang Program SDSM

Home / Tanah Bumbu

Kamis, 30 September 2021 - 11:16 WIB

Melalui Aplikasi Panggilan Darurat 112 Samarinda, Keluhan Bisa Lebih Cepat Ditanggapi

SAMARINDA, RSB — Panic Button dan Nomor Panggilan Darurat 112 yang sudah diterapkan Pemko Samarinda sejak satu tahun lalu banyak mendapat respon positif dari masyarakat. Masalahnya, jika ada keluhan masyarakat dan minta bantuan layanan bisa cepat ditanggapi secara langsung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah mengungkapkan,
panggilan darurat 112 Kota Samarinda merupakan salah satu bentuk perwujudan dalam mengembangkan kota Smart City.

Hal itu dikatakannya Aji ketika menerima kunjungan kerja Kepala Dinas Kominfo Tanah Bumbu Ardiansyah yang didampingi Plt Direktur Radio Swara Bersujud (RSB) Tanah Bumbu Sukriansyah, Selasa, 28 September 2021 kemarin.

Lebih lanjut dijelaskan, kategori panggilan yang telah ditangani antara lain kesehatan atau permintaan ambulan, kepolisian, kebakaran, PDAM dan Perhubungan, yang meliputi permasalahan narkoba, perkelahian, kemacetan, kebakaran, pipa PDAM yang pecah, gardu PLN yang terbakar dan lainnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Samarinda saat ini juga telah menerapkan e-Kelurahan guna memudahkan masyarakat apabila mengalami kesulitan berurusan tentang surat keterangan dan lainnya.

Aplikasi e-Kelurahan ini merupakan program yang dicanangkan untuk kemajuan tata kelola pemerintahan yang diharapkan bisa memudahkan semua urusan proses administrasi mulai dari tingkat kelurahan.

Saat ini para lurah dibuatkan tanda tangan digital jadi tidak perlu lagi jika perlu tandatangan lurah.

Untuk Panic Button merupakan aplikasi yang ada di smartphone berbasis android, dan hanya RT saja yang memiliki. Tiap Ketua RT akan diberikan sandi tersendiri sesuai dengan NIK yang dimiliki. Sedangkan panggilan 112, hanya sebagai penunjang lainnya.

Pada kesempatan kunjungan ini, Aji mengajak Kepala Dinas Kominfo Tanah Bumbu Ardiansyah ke ruang Command Center, panggilan darurat Samarinda 112.

Di ruang ini, Ardiansyah diperlihatkan lebih 30 titik sudut kota Samarinda yang terpantu CCTV milik Diskominfo Samarinda.

Ardiansyah menjelaskan, untuk nomor panggilan darurat 112 pihaknya belum mempunyai seperti Samarinda.
Sementara untuk aplikasi pengaduan masyarakat ada, melalui aplikasi e-LAPOR.

Saat ini, jelas Ardiansyah, menggunakan Si Sadap, satu data satu peta. Misalnya tentang orang miskin lengkap mulai dari nama, alamat rumah dan titik koordinat, foto orang dan rumah.

Dari aplikasi yang ada di Samarinda, menurut Ardiansyah menyebutkan, Dinas Kominfo Tanah Bumbu, sudah ada sebagian inovasi yang dijalankan. (RSB-01/Zuh)

Share :

Baca Juga

Sekda

DLH

Cegah Abrasi, 2.000 Pohon Mangrove Ditanam di Pesisir Pantai Sungai Dua Laut

Covid-19

Dinsos Tanbu Serahkan Bantuan Penanggulangan Covid-19 Kepada Karang Taruna

Tanah Bumbu

Tim Damkar Tanbu Sukses Padamkan Api yang Melahap Satu Rumah

Tanah Bumbu

Desa Juku Eja Salurkan BLT kepada Keluarga Penerima Manfaat
srikandi

Arsip

Dispersip Tanbu Gelar Bimtek Srikandi

Disdukpencapil

Jadwal Pertama, Disdukpencapil Lakukan Perekaman KTP Elektronik di Kecamatan Kusan Hulu

Tanah Bumbu

Sekda Ambo Sakka Wakili Bupati Sampaikan RPJPD
Diskominfo

Diskominfo

Halal Bihalal Bersama Pegawai Diskominfo SP, Bupati Bahas Peran Strategis Informasi di Era Keterbukaan

You cannot copy content of this page