Pastikan PIN Polio Terlaksana Menyeluruh, Camat Kusan Hulu Giat Lakukan Pendampingan Vaksinasi Dispersip Tanah Bumbu Kenalkan Layanan Digipust Pemkab Tanah Bumbu Gelar Forkorida 2024 – 2029 Bakesbangpol Tanah Bumbu Gelar Rapat Persiapan Gebyar Anti Narkoba dan Deklarasi Umum Anti Narkoba Pemkab Tanah Bumbu Gelar Persiapan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia

Home / BPBD / Kec. Satui / Tanah Bumbu

Kamis, 9 Desember 2021 - 09:17 WIB

BPBD Gelar Rakor Banjir Satui

BATULICIN, RSB – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu buka Rapat Koordinasi Pasca Bencana Banjir Satui 2021, Selasa (07/12/2021) di kantornya.

Kalak BPBD Tanah Bumbu Eryanto Rais mengatakan, rakor tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti hasil tinjauan tim ke lapangan pasca bencana banjir di Desa Sungai Danau dan Desa Sinar Bulan Kecamatan Satui.

Dimana Pemkba Tanah Bumbu melalui Dinas Perkimtan akan merencanakan relokasi bagi masyarakat yang terdampak banjir.

Dalam gambaran bencana, tingginya curah hujan yang turun selama tiga hari berturut-turut sejak pertengahan Mei 2021 adalah pemicu dari bencana banjir di beberapa desa di Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan.

Hujan tersebut melanda dari wilayah hulu ke Daerah Aliran Sungai (DAS) di Satui hingga ke wilayah hilir DAS yang berada di Muara Pantai.

Daerah Aliran Sungai dan rawa sebagai daerah limpasan air menjadi overload dan meluap.

Luapan air tersebut menggenangi daerah pemukiman dan persawahan. Tingginya genangan bervariasi dari 2 meter hingga 3 meter.

Desa Sungai Danau dan Desa Sinar Bulan merupakan wilayah terparah dibandingkan 4 Desa lainnya yaitu Desa Satui Barat, Jombang, Satui Timur dan Sejahtera Mulia.

Telah terjadi pengungsian warga meskipun sebagian mengungsi ke kerabat yang tempatnya lebih aman dan bukan ke tempat pengungsian yang disiapkan Pemerintah Daerah.

Dalam penanganan darurat banjir, BPBD Kabupaten Tanah Bumbu mendirikan posko bencana, tempat pengungsian, dapur umum, tenaga medis dan bantuan logistik.

Perkiraan kerusakan dan kerugian bencana yang terjadi pada tanggal 14 Mei 2021 di 6 desa di Kecamatan Satui menimbulkan kerusakan dan kerugian di beberapa sektor dan sub sektor diantaranya, sektor pemukiman, sektor infrastruktur, sektor ekonomi produktif dan sektor sosial.

Berdasarkan perkiraan penilaian kerusakan dan kerugian akibat bencana banjir adalah, sektor pemukiman mencapai 59,85% dimana 88,39% merupakan aset masyarakat dan 11,61% merupakan aset pemerintah, sektor infrastruktur senilai 9,37% aset pemerintah, sektor ekonomi mencapai 20,97% aset masyarakat dan sektor sosial senilai 9,81% dimana 62,58% aset milik pemerintah dan sisanya 37,41% merupakan aset masyarakat.

Perkiraan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi, perencanaan dan penanggulangan yang perlu ditindaklanjuti berdasarkan hasil penilaian kerusakan dan kerugian serta analisis dampak banjir di Kecamatan Satui adalah RTRW perlu ditinjau dengan menggunakan pendekatan pengurangan resiko bencana.

Juga penyempurnaan rencana induk pengendalian banjir. Penyusunan dokumen kontinjensi banjir Kecamatan Satui. Penyusunan renaksi pemulihan pasca bencana atau proposal bantuan pendanaan dan kajian terhadap pemukiman warga yang berada di bantaran sungai. (Ags/Zuh/RSB)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Lima Anak Asuh Abah Zairullah Kembali Raih Gelar S2

BLK

Wakili Bupati, Asisten Administrasi Umum Tutup Pelatihan Berbasis Kompetensi Non Boarding

Tanah Bumbu

DPRD Gelar Paripurna Pemandangan Umum Terhadap RAPBD TA 2023

Informasi

Bupati Zairullah Hadiri Vaksinasi Massal Bersama Presiden Secara Virtual

Tanah Bumbu

Tinjau Kegiatan Vaksinasi di Kusan Hulu, Bupati Ingatkan Masyarakat Berdoa dan Berzikir

Tanah Bumbu

Sahabat Rumah Belajar Kenalkan Aplikasi Rumah Belajar Kepada Pelajar

Tanah Bumbu

Bahas Rencana Program, Kusan Tengah Gelar Pertemuan TP. PKK

Tanah Bumbu

Dinas Sosial Tanah Bumbu Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Desa Manurung

You cannot copy content of this page