DLH Tanah Bumbu Ajak Gunakan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Kemenag Tanah Bumbu Gandeng Sucofindo Sosialisasikan Sertifikasi Halal bagi UMKM Disnakertrans Tanah Bumbu Kembali Laksanakan Pelatihan Barbershop Serdik Sespimmen ke-64 Laksanakan KKP di Polres Tanah Bumbu Meningkatkan Pendidikan di Tanah Bumbu, Amiluddin: Dinas Pendidikan Tetap Menunjang Program SDSM

Home / Disbudporpar / HUT Tanbu 19 / Mappanre Ri Tasi E / Tanah Bumbu

Kamis, 31 Maret 2022 - 12:03 WIB

Disbudporpar Tanbu Lestarikan Olahraga Tradisional Lomba Balogo

Nama Balogo diambil dari logo. Permainan tradisional Suku Banjar ini biasanya dimainkan oleh anak-anak hingga orang dewasa, baik secara beregu maupun perorangan. (Foto:kebudayaan.kemdikbud.go.id/)

Nama Balogo diambil dari logo. Permainan tradisional Suku Banjar ini biasanya dimainkan oleh anak-anak hingga orang dewasa, baik secara beregu maupun perorangan. (Foto:kebudayaan.kemdikbud.go.id/)

BATULICIN, RSB – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporpar) Kabupaten Tanah Bumbu melestarikan olahraga tradisional dengan mengadakan lomba balogo, dimana lomba tersebut merupakan salah satu kontribusi dalam memeriahkan HUT Tanah Bumbu ke-19.

Kepala Disbudporpar Kabupaten Tanah Bumbu, Hamaluddin Taher Melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Muhammad Rafie menyebutkan, berdasarkan Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan,  meliputi beberapa point penting, salah satunya permainan dan olahraga tradisional yang harus dilestarikan, contohnya lomba balogo. Lomba tersebut diselenggarakan di Kabupaten Tanah Bumbu secara rutin setiap tahunnya. 

Baca juga Disbudporpar Harapkan Duta Wisata dan Putra Putri Tenun Mampu Ekspose Potensi Daerah

Balogo sendiri merupakan salah satu jenis permainan tradisional dari Kalimantan Selatan. Nama Balogo diambil dari kata logo, karena permainan itu menggunakan logo. Permainan tradisional Suku Banjar ini biasanya dimainkan oleh anak-anak hingga orang dewasa, baik secara beregu maupun perorangan.

Pelaksanaan kali ini bertepatan dengan penyambutan Hari Ulang Tahun Tanah Bumbu, sementara untuk tingkat provinsi selanjutnya akan dilaksanakan pada bulan Mei yang juga bertepatan dengan Acara Mappanre Ri Tasi. 

Disbudporpar

“Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, salah satunya permainan dan olahraga tradisional yang harus dilestarikan, contohnya lomba balogo.” – Muhammad Rafie Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporpar Tanah Bumbu

Kegiatan itu dilaksanakan atas dua kategori yakni kategori umum dan kategori SKPD lingkup Pemkab Tanah Bumbu. Untuk peserta umum diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat, berdasarkan data peserta ada 30 regu yang ikut berpartisipasi, dalam satu regu terdiri dari tiga orang pemain.

Sementara untuk kategori SKPD akan di selenggarakan pada Rabu, 31 Maret 2022 di tempat yang sama.

Untuk menentukan pemenang lomba dari masing-masing kategori, dilaksanakan hanya satu hari dan 

panitia tidak menentukan batasan usia peserta dari permainan ini. (Dsy/Zhd/RSB)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Camat Angsana dan Kuranji Siap Dukung Turunkan Stunting Jadi 14 Persen
PMD

DPMD

Kadis PMD Sebut Tiga Indikator Penilaian Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan

Tanah Bumbu

Berkunjung ke Wisata Susur Sungai Sepaket dengan Goa Liang Bangkai

Tanah Bumbu

Bupati Kabupaten Tanah Bumbu Aktifkan Kembali Acara Lailatul Jumat
Sekda

RSB

Pandemi Covid-19 Melandai, Sekda Tekankan Pola Kerja Pegawai Harus Kembali Seperti Semula

Tanah Bumbu

Maraknya Kasus Rabies, Pemkab Tanah Bumbu Himbau Masyarakat Rutin Vaksin Hewan Peliharaannya

Perikanan

Uji Coba Teknologi Bioflok Dinas Perikanan Tanbu Panen Perdana
Mappanreritasi

Budaya

Ceremonial Event Budaya Mappanre Ri E Tasi Tahun Ini Dikemas Nuansa Religi

You cannot copy content of this page