Camat Kusan Hulu Apresiasi Desa Binaan PT Cipta Kridatama Berhasil Kembangkan Klaster Pertanian Berbasis Inovasi Biotron Bupati Sampaikan Pendapat Terhadap Raperda Inisiatif DPRD dalam Rapat Paripurna RSUD Rumah Sehat Amanah Husada Sosialisasikan Program SRI RAJA RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Sosialisasikan Program SRI RAJA Bupati Abah Zairullah Buka Sosialisasi Batas Daerah dan Kecamatan

Home / DP3AP2KB / Tanah Bumbu

Rabu, 13 September 2023 - 17:51 WIB

DP3AP2KB Tanah Bumbu Gelar Diseminasi Rencana Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting

BATULICIN, radio-swarabersujud.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tanah Bumbu menggelar Diseminasi Rencana Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting 1 tingkat kabupaten di Ruang Bersujud Kantor Bupati setempat, Rabu (13/9/2023).

Kegiatan ini dihadiri Kepala DP3AP2KB Tanah Bumbu, BKKBN provinsi Kalimantan Selatan Mahendra beserta tim, dokter spesialis kandungan dr. Anna Ismiana Sp.Og, dokter spesialis anak dr. Ari, psikolog anak, ahli gizi, dan para peserta lainnya.

Kepala DP3AP2KB Tanah Bumbu Narni mengatakan, kegiatan diseminasi rencana tindak lanjut audit kasus stunting merupakan lanjutan beberapa tahapan audit stunting mulai dari identifikasi, tahapan pelaksanaan, kajian dan rekomendasi, rencana tindak lanjut, dan pendampingan sasaran.

Terkait dengan tahapan identifikasi kasus audit stunting terdapat dua lokus sasaran yakni Desa Karang Bintang Kecamatan Karang Bintang dan Desa Muara Pagatan Kecamatan Kusan Hilir.

Adapun hasil identifikasi kajian tim pakar terhadap dua lokus sasaran kasus audit stunting diantaranya usia calon pengantin yang terlalu muda (19 tahun), balita dengan status gizi sangat pendek, ibu hamil dengan IMT sebelum hamil kurang dari standar atau mengalami anemia, dan ibu nifas yang menjadi perokok pasif.

Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, Hj. Narni menyampaikan bahwa hal itu terjadi karena kurangnya pengetahuan terkait dengan pencegahan kasus stunting dari calon pengantin, orang tua anak usia dibawah dua tahun, ibu hamil, maupun ibu nifas.

Sementara itu, dokter spesialis kandungan dr. Anna Ismiana, Sp.Og menambahkan kasus anemia saat ini masih tinggi sehingga sangat disarankan mulai dari calon pengantin pada saat persiapan pernikahan sudah harus mengkonsumsi tablet tambah darah.

Besar harapan dinas terkait melalui kegiatan ini bisa mendapatkan perhatian lebih dan diskusi berjalan dengan baik sebagai bekal dalam pencegahan penanganan kasus stunting di Kabupaten Tanah Bumbu.

 

Penulis : Fitriana Rahma

Editor   : Desy Aulia Asran

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Camat Kuranji Raih Juara 3 Lomba Peringatan HUT Korpri ke- 51

Tanah Bumbu

Kecamatan Angsana Siap Amankan Pemilu Serentak 2024

Tanah Bumbu

36 Panwascam se-Kabupaten Tanah Bumbu Dilantik dan Diberikan Pembekalan

Tanah Bumbu

Minggu, Abah Zairullah Buka Puasa dengan Anak Yatim di Kediaman Pribadinya

Tanah Bumbu

Studi Komparasi ke Bantaeng, Wabup Muhammad Rusli Berharap SLRT Diaplikasikan di Tanbu
satpol pp

Dinas PolPP dan Damkar

Dinas Satpol PP dan Damkar Tanbu Berikan Pelatihan Linmas Tingkat Kecamatan

Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Bangun Peningkatan Jalan Perkantoran Tiga Jalur

Tanah Bumbu

Program YESS Sungai Loban Akan Bentuk Kampung Sayur

You cannot copy content of this page