BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar kegiatan penanaman mangrove dalam rangka Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026 di Muara Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya rehabilitasi hutan dan lahan di wilayah pesisir.
Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan yang diwakili Sekretaris Direktorat Jenderal, Dr. Muhammad Zainal Arifin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari amanah bersama dalam menjaga lingkungan untuk generasi mendatang.

Menurutnya, upaya reforestasi dan peningkatan tutupan lahan menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik, baik untuk generasi saat ini maupun di masa depan.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pihak menjadi kunci utama dalam percepatan pemulihan lingkungan, khususnya pada ekosistem penting seperti mangrove.
“Ekosistem mangrove memiliki peran yang sangat penting, baik dalam menyerap karbon, melindungi pantai dari abrasi, hingga menjadi habitat berbagai biota laut serta memiliki nilai ekonomi dan edukasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa potensi mangrove di Kabupaten Tanah Bumbu sangat besar, dengan luas eksisting mencapai lebih dari 5.200 hektare serta potensi habitat sekitar 5.900 hektare yang perlu terus dijaga dan ditingkatkan.
Pada kegiatan tersebut, dilakukan penanaman mangrove di lahan seluas sekitar 2 hektare dengan jumlah lebih dari 6.600 batang bibit jenis Rhizophora dan Avicennia sebagai bagian dari program rehabilitasi hutan dan lahan serta mendukung target nasional menuju net zero emission 2030.
Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang turut hadir dan melakukan penanaman mangrove secara langsung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.

Ia menegaskan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga alam merupakan bagian dari menjaga keberlangsungan kehidupan.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, lanjutnya, akan terus berkomitmen dalam mendorong berbagai program pelestarian lingkungan, termasuk rehabilitasi kawasan, pengendalian pencemaran, serta penguatan edukasi lingkungan kepada masyarakat.
Penulis : Hamdan Subhan
Editor : Ardi Fitriansyah


