img 20260402 wa0022

Tanah Bumbu Gelar Workshop Manajemen Risiko Sektor Publik

BATULICIN, radio-swarabersujud.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Inspektorat Daerah menggelar Workshop Manajemen Risiko Organisasi Sektor Publik Tahun 2026 se-Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati, Kamis (2/4/2026).

img 20260402 wa0021

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah se-Kalimantan Selatan sebagai upaya memperkuat penerapan manajemen risiko dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Sambutan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Yulian Herawati sekaligus membuka kegiatan menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan pemerintahan yang semakin dinamis dan kompleks, pengelolaan risiko menjadi suatu kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Tanah Bumbu Gelar Workshop Manajemen Risiko Sektor Publik

Menurutnya, setiap kebijakan, program, dan kegiatan pemerintah daerah memiliki potensi risiko yang harus diidentifikasi, dianalisis, serta dikelola secara tepat agar tidak menghambat pencapaian tujuan pembangunan.

“Penerapan manajemen risiko yang efektif akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas perencanaan, ketepatan pengambilan keputusan, serta keberhasilan pencapaian sasaran pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan pemahaman dan kapasitas aparatur dalam bidang manajemen risiko menjadi hal yang sangat penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.

Melalui kegiatan workshop tersebut, diharapkan dapat terbangun kesamaan persepsi serta memperkuat komitmen bersama dalam mengimplementasikan manajemen risiko secara sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan di lingkungan pemerintahan daerah.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Kabupaten Tanah Bumbu Edi Prasetia dalam laporannya menyampaikan bahwa penerapan manajemen risiko di Kalimantan Selatan bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan kebutuhan mendesak dalam meningkatkan akuntabilitas dan kinerja pemerintah daerah.

img 20260402 wa0020

Ia menambahkan bahwa hal tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan dalam mendukung pencapaian target pembangunan daerah pada periode perencanaan 2025–2029.

 

Penulis/Editor : Ardi Fitriansyah

Bagikan :

On Air Now

Loading current show...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *